Selasa, 20 November 2012
Minggu, 20 Mei 2012
Pesan Perjuangan dari seorang Prof. Widjajono Partowidagdo demi Kedaulatan, Kemandirian dan Ketahanan Energi Republik Indonesia
"Indonesia merupakan negara yang lucu. Pasalnya, Indonesia memiliki sumber energi murah yaitu batubara, tetapi justru batubara tersebut malah diekspor. Sedangkan Indonesia memilih impor Bahan Bakar Minyak (BBM) yang harganya lebih mahal. ”Indonesia negara lucu, ekspor yang murah, tapi impor yang mahal. Orang yang gak kaya minyak tapi pakai yang mahal. Orang miskin kalau pakai yang mahal maka akan susah hidupnya,” tegas Widjajono saat ditemui di Ballroom Hotel Kempinski Jakarta, Jumat (30/3/2012). Widjajono heran dengan kultur masyarakat Indonesia yang justru bangga dengan jumlah mobil yang banyak meskipun bahan bakarnya masih disubsidi. “Mobil di Singapura itu 5 tahun ganti, tapi di Indonesia malah bangga mobil tambah meskipun BBM-nya disubsidi,” pungkasnya (detikFinance.com, 30/3/12). Lebih dari itu, negara ini juga pas disebut negara aneh. Pasalnya memang banyak keanehan dalam pengaturan negara ini. Berikut sebagian diantara keanehan yang terjadi di negeri ini:
Pertama, semua orang di dunia akan sangat takjub dengan melimpahnya kekayaan negeri ini. Hampir semua bentuk kekayaan alam ada di negeri ini. Namun anehnya, kekayaan itu tidak bisa membuat rakyatnya hidup makmur. Menurut data BPS: (http://www.bps.go.id/tab_sub/ view.php?tabel=1&daftar=1&id_ subyek=23¬ab=1 ) pada tahun 2011 orang miskin di negeri ini masih ada 11.046.750 orang di kota, ada 18.972.180 orang di desa dan secara total di negeri ini masih ada 30.018.930 orang miskin. Itu pun dengan ukuran garis kemiskinan di kota Rp 253.016,- per bulan, di desa Rp 213.395,- perbulan dan secara gabungan ukuran garis kemiskinan jika pengeluaran Rp 233.740,- perbulan. Orang yang disebut miskin di negeri ini jika pengeluarannya kurang dari Rp 7.790,- perhari. Padahal dengan pengeluaran sebesar itu per hari hanya cukup untuk sekali makan dengan lauk ala kadarnya.
Kedua, dengan melimpahnya kekayaan negeri ini, ternyata pendapatan negeri ini termasuk dari hasil pengelolaan bermacam kekayaan alam itu tidak cukup untuk membiayai belanja negara sehingga kekurangannya ditutup dengan mencari utang baik dari dalam negeri dalam bentuk Surat Berharga Negara dan dari luar negeri. Jumlah utang pada akhir Januari 2012 yang telah mencapai Rp 1837,39 triliun. Jumlah itu jika dibagi dengan jumlah penduduk 239 juta maka tiap orang penduduk temasuk bayi yang baru lahir sekalipun terbebani utang sebesar Rp 7,688 juta. Keanehan ini makin menjadi. Negara ini sangat patuh dalam membayar cicilan utang pokok dan bunganya tiap tahun. Normalnya, orang berutang itu hanya sementara, sesekali, tidak seterusnya dan punya rencana atau skenario untuk melunasi utangnya. Itu normalnya. Tapi hal itu tak terlihat dalam hal utang negeri ini. Utang seolah menjadi sesuatu yang tetap. Tiap tahun harus ada. Hal itu diantaranya adalah akibat tipuan doktrin anggaran berimbang. Sayangnya terlihat tidak ada rencana atau skenario mengakhiri utang itu. Di dalam Buku Saku Perkembangan Utang Negara edisi Februari 2012 bahkan sudah ada prediksi besaran cicilan utang pokok dan bunga hingga tahun 2055 dan itu bukan akhir dari cicilan utang. Normalnya, utang itu sifatnya emergensi/darurat, tapi anehnya dalam pengelolaan negeri ini, utang justru bersifat baku, tetap dan kontinu. Jelas ini adalah aneh dan abnormal. Lebih aneh lagi, ternyata cicilan utang selama ini tidak mengurangi jumlah utang. Padahal cicilan utang itu jika diakumulasi sudah melebihi akumulasi utangnya sendiri. Akumulasi pembayaran cicilan utang baik bunga maupun pokok selama 12 tahun antara tahun 2000-2011 mencapai Rp 1.843,10 triliun. Tapi anehnya, jumlah utang negara tidak berkurang tapi justru bertambah. Utang negara per 3 Januari 2012 mencapai Rp 1.837,39 triliun. Kalau dikatakan utang itu untuk membiayai pembangunan, maka bisa jadi itu bohong besar. Sebab sejatinya utang yang diambil itu adalah untuk membayar cicilan utang. Ambil contoh tahun 2012 ini. Di dalam APBN-P sudah ditetapkan defisit sekitar Rp 190,1 triliun atau 2,23% dengan rencana akan ditutupi dari pembiayaan (utang) dalam negeri sebesar Rp 194,5 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar minus Rp 4,4 triliun (artinya total pinjaman LN berkurang Rp 4,4 triliun). Ternyata jumlah itu habis dan tidak cukup untuk membayar cicilan utang. Di tahun 2012 besarnya cicilan utang mencapai Rp 261,1 triliun (cician pokok Rp 139 triliun dan cicilan bunga Rp 122,13 triliun). Bahkan jika mengacu pada Buku Saku Perkembangan Utang Negara edisi Februari 2012 yang dikeluarkan oleh Ditjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan di halaman 46 disebutkan, pagu APBN-P 2012 untuk pembayaran cicilan utang (pokok dan bunganya) mencapai Rp 322,709 triliun, terdiri dari cicilan pokok utang Rp 200,491 triliun dan cicilan bunga Rp 122,218 triliun. Cicilan pokok utang itu terbagi dalam cicilan pokok pinjaman Rp 47,400 triliun (pinjaman DN Rp 140 miliar dan pinjaman LN Rp 47,260 triliun) dan cicilan pokok Surat Berharga Negara (SBN) Rp 153,091 triliun (SBN Rupiah Rp 152,091 triliun dan SBN Valas Rp 1 triliun). Sementara cicilan bunga Rp 122,218 triliun itu, terdiri dari cicilan bunga pinjaman Rp 17,887 triliun ( bunga pinjaman DN Rp 225 miliar dan bunga pinjaman LN Rp 17,662 triliun) dan cicilan bunga SBN Rp 104,331 triliun (bunga SBN Rupiah Rp 88,278 triliun dan SBN Valas Rp 16,052 triliun). Jadi seluruh utang yang ditarik di tahun 2012 sebenarnya bukan untuk membiayai pembangunan tetapi untuk membayar cicilan utang dan itupun belum cukup dan harus mengurangi alokasi APBN yang seharusnya bisa untuk membiayai pembangunan.
Ketiga, subsidi secara umum khususnya subsidi BBM dirasakan memberatkan pemerintah dan menjadi beban APBN sebab menyedot alokasi APBN. Padahal istilah subsidi BBM itu masih dipertanyakan. Soalnya, istilah subsidi itu seolah pemerintah mengeluarkan uang dari kantongnya untuk dibayarkan kepada rakyat atau untuk nomboki pembelian BBM. Banyak kalangan menilai istilah subsidi BBM itu tidak tepat sebab yang sebenarnya adalah berkurangnya potensi pemasukan kepada kas pemerintah yang berasal dari migas. Soalnya diasumsikan BBM itu dijual ke pasar internasional dengan harga pasar internasional. Namun karena BBM dijual di dalam negeri dengan harga murah di bawah harga pasar internasional, artinya ada potensi pemasukan yang hilang dan itulah yang dinamakan subsidi. Nah jika yang seperti itu dianggap memberatkan pemerintah dan membebani APBN, anehnya, pembayaran cicilan pokok dan bunga utang tidak pernah dianggap memberatkan pemerintah dan membebani APBN. Padahal jumlahnya jauh lebih besar dari besaran subsidi. Dan pembayaran cicilan pokok dan bunga utang itu artinya uang benar-benar keluar dari kantong pemerintah, dan bukan hanya berkurangnya potensi pemasukan.
Keempat, pemerintah negeri ini begitu ngotot menaikkan harga BBM bersubsidi. Diantara alasannya adalah untuk penghematan. Jika harga BBM dinaikkan, penghematan bisa mencapai Rp 53 triliunan. Anehnya, pemerintah tidak terlihat ngotot menghilangkan anggaran-anggaran yang boros dan lebih berkesan kemewahan. Contohnya, anggaran kunjungan yang lebih bernuansa plesiran yang mencapai Rp 21 triliun, atau anggaran beli baju Presiden, Wapres, Gubernur, Wagub, Bupati/Walikota dan wakilnya, anggaran pembangunan atau renovasi gedung DPR yang sudah bagus, anggaran fasilitas bagi para pejabat, mobil dinas, dsb. Anehnya lagi, pemerintah tidak terlihat ngotot membenahi penggunaan anggaran yang selalu saja penyerapannya numpuk di akhir-akhir tahun yang kemudian rawan pemborosan, inefisiensi, tidak efektif dan rawan diselewengkan. Lebih aneh lagi, pemerintah juga tidak terlihat ngotot memberantas korupsi dan menyita harta koruptor termasuk mengejar uang negara yang dikemplang dalam kasus Centruy, BLBI dan lainnya?
Kelima, pemerintah bekerja keras meyakinkan bahkan terkesan memaksa rakyat untuk memahami dan menerima rencana kenaikan harga BBM. Anehnya, pemerintah tidak terlihat bekerja keras atau bahkan memaksa kontraktor-kontraktor tambang dan migas agar bagian pemerintah lebih besar lagi atau untuk menaikkan royalti yang harus dibayarkan kepada pemerintah. Sekedar contoh, tak terlihat kerja keras dan paksaan pemerintah kepada PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk menaikkan royalti PTFI sekedar agar sesuai dengan ketentuan PP No 45/2003, yaitu royalti emas 3,75 persen, tembaga 4 persen dan perak 3,25 persen. Bayangkan saja, selama ini royalti yang diterima negara dari PTFI untuk emas 1%, untuk tembaga 1,5% (jika harga kurang dari US$ 0.9/pound) sampai 3.5% (jika harga US$ 1.1/pound) dan untuk perak 1,25 %. Hal yang kurang lebih sama juga terjadi pada kontrak karya atau kontrak bagi hasil pertambangan lainnya.
Keenam, Pemerintah berkeluh kesah dan merasa berat harus mensubsidi BBM untuk rakyat dengan jalan menjual BBM kepada rakyat di bawah harga internasional. Karenanya subsidi BBM harus dikurangi atau bahkan dihilangkan alias BBM harus dijual mengikuti harga pasar internasional. Dengan itu akan didapat penghematan Rp 53 triliunan pertahun. Menjual BBM kepada rakyat dengan harga murah dianggap pemerintah sebagai beban. Anehnya, gas dijual ke Cina dengan harga super murah, tapi pemerintah tidak pernah berkeluh kesah dan merasa berat. Padahal menurut anggota BPH Migas, A. Qoyum Tjandranegara, potensi kerugian negara tahun 2006-2009 mencapai 410,4 T. Itu sama saja mensubsidi rakyat Cina Rp 100 triliunan lebih pertahun. Belum lagi ditambah kerugian tak langsungnya akibat PLN tidak bisa mendapat gas karena dijual ke luar negeri dan PLN harus memakai BBM yang harganya mahal sehingga PLN harus mengeluarkan biaya lebih banyak sekutar 37 triliun pertahun.
Aneh sekali, pemerintah merasa sangat berat hati mensubsidi rakyatnya, pada saat yang sama pemerintah sama sekali tidak merasa berat bahkan merasa senang mensubsidi rakyat negara lain yaitu rakyat Cina."
Pergerakan Optimisme Pemuda Untuk Kemajuan Indonesia

Dewasa ini berbagai sikap pesimisme sedang melanda Negara kita, Negara Indonesia, dimana sikap pesimisme ini justru datang dari para pemuda yang notabene adalah generasi penerus bangsa dan pengganti pemimpin Indonesia yang sekarang. Banyak kasus yang sedang melanda Indonesia dimana hal-hal itu menyababkan persepsi masyarakat menjadi pesimis akan kemajuan bangsa. Berbagai hal itu bisa kita ambil contoh adalah teror bom, disrespect, careless, bencana banjir, korupsi, dan pelemahan moral di kalangan remaja. Semangat optimisme untuk kemajuan bangsa seakan jarang terdengar. Tapi ingat, sikap pesimisme yang sering terjadi saat ini cenderung ada pada kalangan yang tidak peduli akan bangsanya. Mereka telah terisolasi oleh budaya barat dan paham liberalismenya. Mereka anggap bekerja dan menetap di luar negeri lebih menggiurkan daripada bekerja dan menetap di Indonesia. Tapi apakah mereka pernah sadar bahwa Negara kita merupakan Negara yang penuh akan sumber daya alam dimana Negara-negara lain tidak punya persediaan tersebut. Apakah mereka tidak sadar Negara ini merupakan salah satu Negara maritim terbesar di Asia Tenggara. Dengan campur tangan asing, Negara kita seakan masih saja terjajah. Bayangkan, perusahaan-perusahaan multinasional semakin merajalela membajak lapangan pekerjaan di Negara kita. Itu semua disebabkan pesimisme pemuda kita. Pemuda kita seharusnya harus bisa menumbuhkan semangat optimisime pada masyarakat. Kita harus memulai pergerakan optimisme demi kemajuan bangsa ini.

Sikap optimisme pada pemuda-pemuda bangsa harus segera digerakkan, kita harus yakin Negara ini bisa maju dan menjadi pesaing utama Negara-negara adidaya diluar sana. Efek globalisasi jangan dijadikan alasan atas terjadinya krisis optimisme di Indonesia. Optimis bahwa sumber daya manusia yang kita miliki merupakan salah satu manusia-manusia terbaik yang ada di dunia. Ketertinggalan teknologi, ekonomi, maupun pertahanan dan keamanan bisa kita kejar dengan memanfaatkan dengan sebaik-baiknya sumber daya alam yang dimiliki Negara ini. Pergerakan pemuda dalam menyebarkan sikap optimisme pada bangsa bisa direalisasikan dengan gencar membuat lapangan pekerjaan dan bekerjasama membangun Negara dengan rasa nasionalisme kebangsaan. Berantas pemerintahan yang bobrok karena korupsi dimana-mana dengan menghukum seberat-beratnya oknum yang tidak bertanggungjawab. Suarakan sikap optimisme di setiap sanubari pemuda Indonesia. Coba bayangkan, apabila blok migas kita yang sangat banyak bertebaran di seluruh wilayah negeri bisa kita kelola dan kuasai sendiri tanpa bantuan asing, saya yakin tidak sampai 20 tahun lagi kita bisa menjadi Negara adidaya. Optimis bahwa kita bisa mengelola sumber daya alam Negara kita sendiri. Yakin bahwa pemuda-pemuda Indonesia mampu mengelola Negara ini dari ujung Sabang sampai Merauke.
Rasa optimisme di setiap pemikiran pemuda Indonesia akan membawa bangsa ini akan menjadi lebih baik untuk bersaing dalam kancah global. Ketahanan energi, pangan, maupun pendidikan menjadi sebuah permasalahan yang harus diselesaikan bersama. Tanggungjawab itu ada di setiap pundak masyarakat Indonesia yang sadar akan kebesaran bangsanya ini. Kesadaran akan kemajuan bangsa akan membawa sikap optimisme untuk melakukan semua pekerjaan dengan lebih baik untuk memajukan bangsa kita dan membawa Negara ini mampu bersaing dengan Negara lainnya. Pemanfaatan sumber daya alam dengan tangan-tangan murni bangsa Indonesia seharusnya mampu menjadikan keuntungan yang besar untuk Negara. Me-nasionalisasi-kan semua perusahaan asing dan menggantinya dengan pengelola dari bangsa kita sendiri merupakan salah satu solusi tepat untuk Indonesia. Tanpa disadari, perusahaan-perusahaan asing yang mencari ladang pekerjaan di Indonesia merupakan salah satu bentuk penjajahan semu atas Negara kita. Sumber daya alam kita dihabiskan untuk keperluan mereka. Mereka mempunyai teknologi yang maju, yang notabene para insinyur-nya banyak yang berasal dari Negara kita. Seandainya para ilmuwan-ilmuwan bangsa ini dengan rasa percaya diri membuka lapangan pekerjaan yang dikelola murni oleh bangsa kita sendiri, kemajuan bangsa tidak lagi hanya sebuah angan-angan. Tapi itu semua akan segera terealisasi.
Persaingan global yang semakin ketat membuat seluruh elemen masyarakat harus berjibaku tolong menolong dalam membangun sebuah Negara maju. Majau dalama teknologi, ekonomi, maupun pertahanan dan keamanan. Indonesia saat ini berpeluang mengejar ketertinggalan dari Negara-negara adidaya dunia seperti amerika serikat yang unggul di segala bidang. Optimisme kemajuan Indonesia perlu disebarkan kepada semua elemen baik itu orang-orang di pemerintahan, masyarakat pelaku industry kecil, menengah maupun besar. Krisis global yang sedang melanda dunia internasional berdampak signifikan terhadap persaingan ekonomi antar Negara. Krisis di eropa semakin merajalela dan hal itu merupakan sebuah peluang yang harus dimanfaatkan oleh Negara-negara berkembang seperti Indonesia untuk meningkatkan secara tajam semua bidang dari ekonomi, pendidikan. Pertahanan dan keamanan, maupun teknologi. Tiongkok yang beberapa puluh tahun berada jauh di bawah Indonesia, sekarang bisa berubah menjadi salah satu kekuatan terbesar ekonomi di dunia. Hal itu merupakan salah satu contoh yang harus dilihat oleh bangsa Indonesia sebagai salah satu bangsa besar di asia tenggara. Sebagai Negara maritim yang merupakan jembatan perdagangan dari asia ke Australia maupun asia ke amerika, pertumbuhan ekonomi kita cukup memperlihatkan kemajuan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya. Pendapatan per kapita kita semakin tahun semakin meningkat. Dan bangsa kita berharap 10 sampai 20 tahun lagi kita mbisa menikmati hasil usaha dari perjuangan optimisme. Optimism pemuda-pemuda generasi penerus bangsa. Generasi perubah bangsa. Generasi yang dibanggakan dan diharapkan membawa angin perubahan pada Negara yang besar ini. Negara yang indah ini.
Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Kita mempunyai sumber daya alam yang banyak. Kita merupakan Negara maritim terbesar di dunia. Kita mempunyai keindahan hutan hujan tropis yang hanya satu-satunya di dunia. Kita mempunyai stok pemuda-pemuda berkarakter kuat dengan rasa nasionalisme kebangsaan yang tinggi. Kita mampu bersaing dengan Negara-negara adidaya. Kita bangsa Indonesia mempunyai kekuatan yang disegani. Kita mempunyai kelebihan di bidang energi, pangan, maupun pendidikan. Kita bangsa Indonesia mapu bersaing dalam ketatnya persaingan global. Kita bangsa Indonesia mampu survive diatas semua krisis yang melanda global. Kita bangsa Indonesia, mempunyai keberanian untuk mengubah sikap pesimisme menjadi sebuah optimisme yang membangun. Semua itu milik kita, bangsa Indonesia yang besar. Kita, warga Negara Indonesia, pasti bisa membawa Negara Indonesia menjadi yang lebih baik dan bermartabat di kancah internasional. Bangsa kita bukan bangsa yang lemah, bukan bangsa yang miskin, bukan bangsa yang bodoh. Ingat, Negara ini akan maju apabila para pemuda mempunyai sikap optimis tinggi. Optimis untuk Indonesia, optimis untuk kemajuan bangsa, optimis untuk Indonesia bersinar. Indonesia tanah air beta. Disana tempat lahir beta. Sisngsingkan lengan baju anda, dan teriakkan indonesia bisa. Sekali lagi, hidup bangsa Indonesia. Hidup tanah air kita. Indonesia kebangsaanku, bangsa dan tanah airku. Indonesia raya, merdeka, merdeka. Hiduplah Indonesia Raya !

Revi Adikharisma
Alumni ITS
Alumni ITS
Jumat, 06 Januari 2012
Pasanganku .
Seorang pria yang buta, di tepi danau, ditemani sambil dituntun kekasihnya
Si pria tersebut bertanya ” Apakah kita sudah sampai??”
“Sudah sampai sayangku” kekasihnya menjawab dengan penuh pengertian
Tak lama kemudian pria tersebut bertanya kembali..
Apakah banyak ikan yg terlihat olehmu…
Wanita tersebut pun menjawab sedikit mulai gelisah.. Ya lumayan banyak yg terlihat.
Kemudian pria tersebut kembali bertanya
“Apakah terlihat yg memancing di danau ini, agar aku dapat berbincang dgn para pemancing tersebut.
Dengan nada kesal kekasihnya menjawab “ya ada kok, lalu apakah semua harus dilaporkan kepada dirimu?
Air menetes perlahan pada pria tersebut, apakah kau merasa ak tidak bersedih karena aku tak melihat? Kau kembali menunjukkan kelemahanku
Asalkan dirimu tahu, aku pun kecewa akan keadaanku, bukankah sebelum ak berpasangan denganmu,<em> aku menerima kebutaanmu, dan akhirnya ak berikan mataku agar kau dapat melihat keindahan apa yg aku lihat selama ini.</em>
Aku membagikannya agar kau bahagia dengan apa yang ada di bumi selama ini yang tak terlihat olehmu.
Sang Kekasih pun terdiam…dan segera memeluk pria tersebut dan menangis dengan erat.
Pernahkah anda memikirkan perasaan pasanganmu, terkadang apa yg dia berikan melebihi pemikiran kita, waktu dia menerimamu berarti dia menerima kekuranganmu
Apakah Anda Marah dengan Dia sekarang ?
Apakah anda merasa pernah cuek dengan Dirinya ?
Apakah km pernah belajar untuk memikirkan apa yg Dia pikirkan?
TIDAK PERNAH kan?
sebenernya apa yg dipikirkan pasanganmu ?
Sebuah Rasa Takut
Takut tidak bisa melihat kita senyum, ketawa dari cinta yg kita berikan padanya
Semua itu karena dia sayang dan peduli terhadap dirimu.
Sayangilah pasanganmu sekarang juga.
Rabu, 03 Agustus 2011
Sumber Energi Panas Bumi
Secara garis besar bumi ini terdiri dari tiga lapisan utama (Gambar 2.1), yaitu kulit bumi (crust), selubung bumi (mantle) dan inti bumi (core). Kulit bumi adalah bagian terluar dari bumi. Ketebalan dari kulit bumi bervariasi, tetapi umumnya kulit bumi di bawah suatu daratan (continent) lebih tebal dari yang terdapat di bawah suatu lautan. Di bawah suatu daratan ketebalan kulit bumi umumnya sekitar 35 kilometer sedangkan di bawah lautan hanya sekitar 5 kilometer. Batuan yang terdapat pada lapisan ini adalah batuan keras yang mempunyai density sekitar 2.7 – 3 gr/cm3.

Di bawah kulit bumi terdapat suatu lapisan tebal yang disebut selubung bumi (mantel) yang diperkirakan mempunyai ketebalan sekitar 2900 km. Bagian teratas dari selubung bumi juga merupakan batuan keras.
Bagian terdalam dari bumi adalah inti bumi (core) yang mempunyai ketebalan sekitar 3450 kilometer. Lapisan ini mempunyai temperatur dan tekanan yang sangat tinggi sehingga lapisan ini berupa lelehan yang sangat panas yang diperkirakan mempunyai density sekitar 10.2 – 11.5 gr/cm3. Diperkirakan temperatur pada pusat bumi dapat mencapai sekitar 60000F.
Kulit bumi dan bagian teratas dari selubung bumi kemudian dinamakan litosfir (80 – 200 km). Bagian selubung bumi yang terletak tepat di bawah litosfir merupakan batuan lunak tapi pekat dan jauh lebih panas. Bagian dari selubung bumi ini kemudian dinamakan astenosfer (200 – 300 km). Di bawah lapisan ini, yaitu bagian bawah dari selubung bumi terdiri dari material-material cair, pekat dan panas, dengan density sekitar 3.3 – 5.7 gr/cm3.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa litosfer sebenarnya bukan merupakan permukaan yang utuh, tetapi terdiri dari sejumlah lempeng-lempeng tipis dan kaku (Gambar 2.2).

Lempeng-lempeng tersebut merupakan bentangan batuan setebal 64 – 145 km yang mengapung di atas astenosfer. Lempeng-lempeng ini bergerak secara perlahan-lahan dan menerus. Di beberapa tempat lempeng-lempeng bergerak memisah sementara di beberapa tempat lainnya lempeng-lempeng saling mendorong dan salah satu diantaranya akan menujam di bawah lempeng lainnya (lihat Gambar 2.3). Karena panas di dalam astenosfere dan panas akibat gesekan, ujung dari lempengan tersebut hancur meleleh dan mempunyai temperatur tinggi (proses magmatisasi).

Adanya material panas pada kedalaman beberapa ribu kilometer di bawah permukaan bumi menyebabkan terjadinya aliran panas dari sumber panas tersebut hingga ke pemukaan. Hal ini menyebabkan tejadinya perubahan temperatur dari bawah hingga ke permukaan, dengan gradien temperatur rata-rata sebesar 300C/km. Di perbatasan antara dua lempeng (di daerah penujaman) harga laju aliran panas umumnya lebih besar dari harga rata-rata tersebut. Hal ini menyebabkan gradien temperatur di daerah tersebut menjadi lebih besar dari gradien tempetatur rata-rata, sehingga dapat mencapai 70-800C/km, bahkan di suatu tempat di Lanzarote (Canary Island) besarnya gradien temperatur sangat tinggi sekali hingga besarnya tidak lagi dinyatakan dalam 0C/km tetapi dalam 0C/cm.
Pada dasarnya sistim panas bumi terbentuk sebagai hasil perpindahan panas dari suatu sumber panas ke sekelilingnya yang terjadi secara konduksi dan secara konveksi. Perpindahan panas secara konduksi terjadi melalui batuan, sedangkan perpindahan panas secara konveksi terjadi karena adanya kontak antara air dengan suatu sumber panas. Perpindahan panas secara konveksi pada dasarnya terjadi karena gaya apung (bouyancy). Air karena gaya gravitasi selalu mempunyai kecenderungan untuk bergerak kebawah, akan tetapi apabila air tersebut kontak dengan suatu sumber panas maka akan terjadi perpindahan panas sehingga temperatur air menjadi lebih tinggi dan air menjadi lebih ringan. Keadaan ini menyebabkan air yang lebih panas bergerak ke atas dan air yang lebih dingin bergerak turun ke bawah, sehingga terjadi sirkulasi air atau arus konveksi.
Terjadinya sumber energi panasbumi di Indonesia serta karakteristiknya dijelaskan oleh Budihardi (1998) sebagai berikut. Ada tiga lempengan yang berinteraksi di Indonesia, yaitu lempeng Pasifik, lempeng India-Australia dan lempeng Eurasia. Tumbukan yang terjadi antara ketiga lempeng tektonik tersebut telah memberikan peranan
yang sangat penting bagi terbentuknya sumber energi panas bumi di Indonesia. Tumbukan antara lempeng India-Australia di sebelah selatan dan lempeng Eurasia di sebelah utara mengasilkan zona penunjaman (subduksi) di kedalaman 160 – 210 km di bawah Pulau Jawa-Nusatenggara dan di kedalaman sekitar 100 km (Rocks et. al, 1982) di bawah Pulau Sumatera. Hal ini menyebabkan proses magmatisasi di bawah Pulau Sumatera lebih dangkal dibandingkan dengan di bawah Pulau Jawa atau Nusatenggara. Karena perbedaan kedalaman jenis magma yang dihasilkannya berbeda. Pada kedalaman yang lebih besar jenis magma yang dihasilkan akan lebih bersifat basa dan lebih cair dengan kandungan gas magmatik yang lebih tinggi sehingga menghasilkan erupsi gunung api yang lebih kuat yang pada akhirnya akan menghasilkan endapan vulkanik yang lebih tebal dan terhampar luas. Oleh karena itu, reservoir panas bumi di Pulau Jawa umumnya lebih dalam dan menempati batuan volkanik, sedangkan reservoir panas bumi di Sumatera terdapat di dalam batuan sedimen dan ditemukan pada kedalaman yang lebih dangkal.
Di bawah kulit bumi terdapat suatu lapisan tebal yang disebut selubung bumi (mantel) yang diperkirakan mempunyai ketebalan sekitar 2900 km. Bagian teratas dari selubung bumi juga merupakan batuan keras.
Bagian terdalam dari bumi adalah inti bumi (core) yang mempunyai ketebalan sekitar 3450 kilometer. Lapisan ini mempunyai temperatur dan tekanan yang sangat tinggi sehingga lapisan ini berupa lelehan yang sangat panas yang diperkirakan mempunyai density sekitar 10.2 – 11.5 gr/cm3. Diperkirakan temperatur pada pusat bumi dapat mencapai sekitar 60000F.
Kulit bumi dan bagian teratas dari selubung bumi kemudian dinamakan litosfir (80 – 200 km). Bagian selubung bumi yang terletak tepat di bawah litosfir merupakan batuan lunak tapi pekat dan jauh lebih panas. Bagian dari selubung bumi ini kemudian dinamakan astenosfer (200 – 300 km). Di bawah lapisan ini, yaitu bagian bawah dari selubung bumi terdiri dari material-material cair, pekat dan panas, dengan density sekitar 3.3 – 5.7 gr/cm3.
Hasil penyelidikan menunjukkan bahwa litosfer sebenarnya bukan merupakan permukaan yang utuh, tetapi terdiri dari sejumlah lempeng-lempeng tipis dan kaku (Gambar 2.2).
Lempeng-lempeng tersebut merupakan bentangan batuan setebal 64 – 145 km yang mengapung di atas astenosfer. Lempeng-lempeng ini bergerak secara perlahan-lahan dan menerus. Di beberapa tempat lempeng-lempeng bergerak memisah sementara di beberapa tempat lainnya lempeng-lempeng saling mendorong dan salah satu diantaranya akan menujam di bawah lempeng lainnya (lihat Gambar 2.3). Karena panas di dalam astenosfere dan panas akibat gesekan, ujung dari lempengan tersebut hancur meleleh dan mempunyai temperatur tinggi (proses magmatisasi).
Adanya material panas pada kedalaman beberapa ribu kilometer di bawah permukaan bumi menyebabkan terjadinya aliran panas dari sumber panas tersebut hingga ke pemukaan. Hal ini menyebabkan tejadinya perubahan temperatur dari bawah hingga ke permukaan, dengan gradien temperatur rata-rata sebesar 300C/km. Di perbatasan antara dua lempeng (di daerah penujaman) harga laju aliran panas umumnya lebih besar dari harga rata-rata tersebut. Hal ini menyebabkan gradien temperatur di daerah tersebut menjadi lebih besar dari gradien tempetatur rata-rata, sehingga dapat mencapai 70-800C/km, bahkan di suatu tempat di Lanzarote (Canary Island) besarnya gradien temperatur sangat tinggi sekali hingga besarnya tidak lagi dinyatakan dalam 0C/km tetapi dalam 0C/cm.
Pada dasarnya sistim panas bumi terbentuk sebagai hasil perpindahan panas dari suatu sumber panas ke sekelilingnya yang terjadi secara konduksi dan secara konveksi. Perpindahan panas secara konduksi terjadi melalui batuan, sedangkan perpindahan panas secara konveksi terjadi karena adanya kontak antara air dengan suatu sumber panas. Perpindahan panas secara konveksi pada dasarnya terjadi karena gaya apung (bouyancy). Air karena gaya gravitasi selalu mempunyai kecenderungan untuk bergerak kebawah, akan tetapi apabila air tersebut kontak dengan suatu sumber panas maka akan terjadi perpindahan panas sehingga temperatur air menjadi lebih tinggi dan air menjadi lebih ringan. Keadaan ini menyebabkan air yang lebih panas bergerak ke atas dan air yang lebih dingin bergerak turun ke bawah, sehingga terjadi sirkulasi air atau arus konveksi.
Terjadinya sumber energi panasbumi di Indonesia serta karakteristiknya dijelaskan oleh Budihardi (1998) sebagai berikut. Ada tiga lempengan yang berinteraksi di Indonesia, yaitu lempeng Pasifik, lempeng India-Australia dan lempeng Eurasia. Tumbukan yang terjadi antara ketiga lempeng tektonik tersebut telah memberikan peranan
yang sangat penting bagi terbentuknya sumber energi panas bumi di Indonesia. Tumbukan antara lempeng India-Australia di sebelah selatan dan lempeng Eurasia di sebelah utara mengasilkan zona penunjaman (subduksi) di kedalaman 160 – 210 km di bawah Pulau Jawa-Nusatenggara dan di kedalaman sekitar 100 km (Rocks et. al, 1982) di bawah Pulau Sumatera. Hal ini menyebabkan proses magmatisasi di bawah Pulau Sumatera lebih dangkal dibandingkan dengan di bawah Pulau Jawa atau Nusatenggara. Karena perbedaan kedalaman jenis magma yang dihasilkannya berbeda. Pada kedalaman yang lebih besar jenis magma yang dihasilkan akan lebih bersifat basa dan lebih cair dengan kandungan gas magmatik yang lebih tinggi sehingga menghasilkan erupsi gunung api yang lebih kuat yang pada akhirnya akan menghasilkan endapan vulkanik yang lebih tebal dan terhampar luas. Oleh karena itu, reservoir panas bumi di Pulau Jawa umumnya lebih dalam dan menempati batuan volkanik, sedangkan reservoir panas bumi di Sumatera terdapat di dalam batuan sedimen dan ditemukan pada kedalaman yang lebih dangkal.
Rotary Valve
Kegunaan Cyclone Filter Pada Pengolahan Air Kotor
Cyclone filter berfungsi sebagai separator partikulat (fisik) atau prefilter untuk air baku (air banjir) dengan tingkat kontaminan padatan mikro (suspended solid) yang terkandung dalam air keruh.
Cyclone filter dirancang menggunakan bahan stainless steel AISI tipe 304 pada material bodi dan pipapipa kecil (mesh wire) dengan tingkat kehalusan filtrasi granual.
Cyclone filter didesain berbentuk tube atau pipa dengan lubang inlet membentuk sudut tangensial dan lubang outlet berada pada posisi vertikal.
Proses Pengolahan Alat pengolahan air banjir atau kotor menjadi air bersih, terdiri dari komponen cyclone filter, sand filter, sediment filter, ultra filtration, riverse osmosis, dan ultra violet. Tak lupa pompa-pompa dan tangki air bersih.
Efisiensi separator bergantung pada kecepatan aliran (debit) dan densitas partikulat larutan. Prinsip operasi pada filtrasi di dalam air alat cyclone separator berawal dari feed water yang masuk melalui inlet air kotor secara tangensial (berputar).
Teknik itu bertujuan mempercepat aliran air kotor masuk melalui separator. Partikel-partikel yang lebih berat dalam cyclone filter cenderung lebih cepat sampai ke bagian dasar chamber (outlet air kotor) secara gravisional karena adanya gaya sentrifugal.
Partikulat di dalam aliran air kotor yang dapat disaring dalam rancangan alat ini berukuruan sekitar 22-70 mikrometer.
Sistem cyclone pada alat ini dirancang untuk bisa melewatkan air kotor (air banjir) yang masuk, yang sekitar 40 persennya diteruskan untuk diproses menjadi air bersih dan air minum. Sedangkan sisanya—yang tingkat kekeruhannya jauh lebih tinggi— akan dibuang.
Selanjutnya, air dengan konsentrasi suspended solid lebih ringan akan diputar balik ke atas dan dialirkan menuju sand filter.
Filtrasi dalam tahap ini menggunakan media kasar seperti pasir silika, serbuk karbon, dan cation exchange resin. Setelah itu, air disaring kembali menggunakan media halus (sediment filter) sampai ukuran submikron seperti media membran.
Proses pemurnian tersebut kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ultrafi ltrasi (UF) berukuran pori 0,001 mikron. Dengan demikian, mampu menghilangkan padatan suspended solid.
“Sampai tahap ultrafikasi ini mampu menghasilkan air bersih, namun belum layak minum, untuk menjamin tingkat kemurnian air yang lebih baik, dilanjutkan dengan proses filtrasi reverse osmosis (RO), yaitu penyaringan hingga 0,0001 mikron.
Sistem RO ini, selain bisa menghilangkan kontaminan padatan mikro, bakteri, dan virus, mampu melakukan filtrasi ion-ion dalam air hingga 99 persen.
Agar lebih higienis, perlu menggunakan sinar ultraviolet sebagai desinfektan untuk menghilangkan kemungkinan masih adanya bakteri dan virus.
“Dari seluruh rangkaian proses filtrasi tersebut, alat ini mampu memproduksi hingga 10 liter per menit atau 600 liter per jam.
Namun, kapasitas tersebut masih bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan. Adapun komponen utama untuk meningkatkannya ditentukan variabel tekanan dan desain filter cyclone, sedangkan filter yang lain akan mengikutinya.
Sementara itu, alat tersebut juga membutuhkan perawatan khusus lantaran prinsip dari filtrasi tersebut adalah menahan partikel-partikel tertentu dalam air kotor.
Oleh sebab itu, pada periode tertentu, dilakukan backwash untuk mencegah flogging pada media filtrasi. Dengan kata lain, ketika media filtrasi menahan kotoran, akan menyebabkan aliran air tersumbat. Karenanya, diperlukan pencucian media filtrasi dengan air bersih.
Caranya mudah saja. Cukup mengalirkan air dari arah ber lawanan dengan proses normal. Mulai dari filtrasi ultraviolet, RO, sediment filter, ultra filtration, sediment filter, sand filter, hingga cyclone filter. (sumber LIPI)
Cyclone filter dirancang menggunakan bahan stainless steel AISI tipe 304 pada material bodi dan pipapipa kecil (mesh wire) dengan tingkat kehalusan filtrasi granual.
Cyclone filter didesain berbentuk tube atau pipa dengan lubang inlet membentuk sudut tangensial dan lubang outlet berada pada posisi vertikal.
Proses Pengolahan Alat pengolahan air banjir atau kotor menjadi air bersih, terdiri dari komponen cyclone filter, sand filter, sediment filter, ultra filtration, riverse osmosis, dan ultra violet. Tak lupa pompa-pompa dan tangki air bersih.
Efisiensi separator bergantung pada kecepatan aliran (debit) dan densitas partikulat larutan. Prinsip operasi pada filtrasi di dalam air alat cyclone separator berawal dari feed water yang masuk melalui inlet air kotor secara tangensial (berputar).
Teknik itu bertujuan mempercepat aliran air kotor masuk melalui separator. Partikel-partikel yang lebih berat dalam cyclone filter cenderung lebih cepat sampai ke bagian dasar chamber (outlet air kotor) secara gravisional karena adanya gaya sentrifugal.
Partikulat di dalam aliran air kotor yang dapat disaring dalam rancangan alat ini berukuruan sekitar 22-70 mikrometer.
Sistem cyclone pada alat ini dirancang untuk bisa melewatkan air kotor (air banjir) yang masuk, yang sekitar 40 persennya diteruskan untuk diproses menjadi air bersih dan air minum. Sedangkan sisanya—yang tingkat kekeruhannya jauh lebih tinggi— akan dibuang.
Selanjutnya, air dengan konsentrasi suspended solid lebih ringan akan diputar balik ke atas dan dialirkan menuju sand filter.
Filtrasi dalam tahap ini menggunakan media kasar seperti pasir silika, serbuk karbon, dan cation exchange resin. Setelah itu, air disaring kembali menggunakan media halus (sediment filter) sampai ukuran submikron seperti media membran.
Proses pemurnian tersebut kemudian dilanjutkan dengan menggunakan ultrafi ltrasi (UF) berukuran pori 0,001 mikron. Dengan demikian, mampu menghilangkan padatan suspended solid.
“Sampai tahap ultrafikasi ini mampu menghasilkan air bersih, namun belum layak minum, untuk menjamin tingkat kemurnian air yang lebih baik, dilanjutkan dengan proses filtrasi reverse osmosis (RO), yaitu penyaringan hingga 0,0001 mikron.
Sistem RO ini, selain bisa menghilangkan kontaminan padatan mikro, bakteri, dan virus, mampu melakukan filtrasi ion-ion dalam air hingga 99 persen.
Agar lebih higienis, perlu menggunakan sinar ultraviolet sebagai desinfektan untuk menghilangkan kemungkinan masih adanya bakteri dan virus.
“Dari seluruh rangkaian proses filtrasi tersebut, alat ini mampu memproduksi hingga 10 liter per menit atau 600 liter per jam.
Namun, kapasitas tersebut masih bisa ditingkatkan sesuai kebutuhan. Adapun komponen utama untuk meningkatkannya ditentukan variabel tekanan dan desain filter cyclone, sedangkan filter yang lain akan mengikutinya.
Sementara itu, alat tersebut juga membutuhkan perawatan khusus lantaran prinsip dari filtrasi tersebut adalah menahan partikel-partikel tertentu dalam air kotor.
Oleh sebab itu, pada periode tertentu, dilakukan backwash untuk mencegah flogging pada media filtrasi. Dengan kata lain, ketika media filtrasi menahan kotoran, akan menyebabkan aliran air tersumbat. Karenanya, diperlukan pencucian media filtrasi dengan air bersih.
Caranya mudah saja. Cukup mengalirkan air dari arah ber lawanan dengan proses normal. Mulai dari filtrasi ultraviolet, RO, sediment filter, ultra filtration, sediment filter, sand filter, hingga cyclone filter. (sumber LIPI)
Sistem Pendinginan Mesin
Sistem pendinginan dalam mesin kendaraan adalah suatu sistem yang berfungsi untuk menjaga supaya temperatur mesin dalam kondisi yang ideal. Mesin pembakaran dalam (maupun luar) melakukan proses pembakaran untuk menghasilkan energi dan dengan mekanisme mesin dirubah menjadi tenaga gerak. Mesin bukan instrumen dengan efisiensi sempurna, panas hasil pembakaran tidak semuanya terkonversi menjadi energi, sebagian terbuang melalui saluran pembuangan dan sebagian terserap oleh material disekitar ruang bakar. Mesin dengan efisiensi tinggi memiliki kemampuan untuk konversi panas hasil pembakaran menjadi energi yang dirubah menjadi gerakan mekanis, dengan hanya sebagian kecil panas yang terbuang. Mesin selalu dikembangkan untuk mencapai efisiensi tertinggi, tetapi juga mempertimbangkan faktor ekonomis, daya tahan, keselamatan serta ramah lingkungan.
Proses pembakaran yang berlangsung terus menerus dalam mesin mengakibatkan mesin dalam kondisi temperatur yang sangat tinggi. Temperatur sangat tinggi akan mengakibatkan desain mesin menjadi tidak ekonomis, sebagian besar mesin juga berada di lingkungan yang tidak terlalu jauh dengan manusia sehingga menurunkan faktor keamanan. Temperatur yang sangat rendah juga tidak terlalu menguntungkan dalam proses kerja mesin. Sistem pendinginan digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas temperatur kerja yang ideal.
Prinsip pendinginan adalah melepaskan panas mesin ke udara, tipe langsung dilepaskan ke udara disebut pendinginan udara (air cooling), tipe menggunakan fluida sebagai perantara disebut pendinginan air.
1. Pendinginan udara

Silinder mesin dengan sirip pendingin.
Dalam sistem ini, panas mesin langsung dilepaskan ke udara. Mesin dengan sistem pendinginan udara mempunyai desain pada silinder mesin terdapat sirip pendingin. Sirip pendingin ini untuk memperluas bidang singgung antara mesin dengan udara sehingga pelepasan panas bisa berlangsung lebih cepat. Sebagian dilengkapi dengan kipas (kipas eletkris atau mekanis) untuk mengalirkan udara melalui sirip pendingin, sebagian yang lain tanpa menggunakan kipas.
Kelebihan
Tipe ini memiliki kelebihan :
2. Pendinginan air

Sistem ini menggunakan media air sebagai perantara untuk melepaskan panas ke udara.
Komponen utama
Komponen utama dalam sistem ini adalah :
Pendingin lain
Oli mesin dalam bak poros engkol, selain berfungsi untuk pelumas bagian dalam mesin juga turut serta dalam proses pendinginan mesin.(wikipedia)
Proses pembakaran yang berlangsung terus menerus dalam mesin mengakibatkan mesin dalam kondisi temperatur yang sangat tinggi. Temperatur sangat tinggi akan mengakibatkan desain mesin menjadi tidak ekonomis, sebagian besar mesin juga berada di lingkungan yang tidak terlalu jauh dengan manusia sehingga menurunkan faktor keamanan. Temperatur yang sangat rendah juga tidak terlalu menguntungkan dalam proses kerja mesin. Sistem pendinginan digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas temperatur kerja yang ideal.
Prinsip pendinginan adalah melepaskan panas mesin ke udara, tipe langsung dilepaskan ke udara disebut pendinginan udara (air cooling), tipe menggunakan fluida sebagai perantara disebut pendinginan air.
1. Pendinginan udara
Silinder mesin dengan sirip pendingin.
Dalam sistem ini, panas mesin langsung dilepaskan ke udara. Mesin dengan sistem pendinginan udara mempunyai desain pada silinder mesin terdapat sirip pendingin. Sirip pendingin ini untuk memperluas bidang singgung antara mesin dengan udara sehingga pelepasan panas bisa berlangsung lebih cepat. Sebagian dilengkapi dengan kipas (kipas eletkris atau mekanis) untuk mengalirkan udara melalui sirip pendingin, sebagian yang lain tanpa menggunakan kipas.
Kelebihan
Tipe ini memiliki kelebihan :
- Desain mesin lebih ringkas.
- Berat mesin secara keseluruhan lebih ringan dibandingkan tipe pendinginan air.
- Mudah perawatannya.
- Tipe ini memiliki kekurangan, harus ada penyesuaian untuk digunakan di daerah dingin atau panas terutama mesin berkapasitas besar.
2. Pendinginan air
Sistem ini menggunakan media air sebagai perantara untuk melepaskan panas ke udara.
Komponen utama
Komponen utama dalam sistem ini adalah :
- Radiator, berfungsi untuk melepaskan panas.
- Saluran berupa pipa (tube) atau selang karet (hose).
- Pompa, berfungsi untuk sirkulasi air dalam sistem.
- Thermostat, berfungsi untuk menutup atau membuka jalur sirkulasi.
- Kipas, berfungsi untuk membantu pelepasan panas pada radiator.
Pendingin lain
Oli mesin dalam bak poros engkol, selain berfungsi untuk pelumas bagian dalam mesin juga turut serta dalam proses pendinginan mesin.(wikipedia)
Senin, 11 Juli 2011
Manajemen Perawatan Industri
Perawatan adalah suatu konsepsi dari semua aktivitas yang diperlukan untuk menjaga atau mempertahankan kualitas peralatan agar tetap dapat berfungsi dengan baik seperti dalam kondisi sebelumnya..
Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan,bahwa :
1 Perawatan sesudah rusak (breakdown)
(1). Pada mulanya di industri kimia dan industri-industri lainnya semua pemeliharaan pabrik dilakukan dengan metode ini, prinsipnya jika ada mesin/peralatan yang sudah rusak, baru pemeliharaan dilakukan sesegera mungkin. Hingga akhirnya para insinyur pemeliharaan tidak punya waktu untuk memberikan ide-ide yang baik bagi pengembangan mendasar dalam usaha untuk meminimalkan kerusakan tersebut karena mereka semua sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat rutin seperti pekerjaan-pekerjaan perbaikan lainnya (repair work). Konsep dasar pemeliharaan adalah menjaga atau memperbaiki mesin atau pabrik hingga kalau boleh dapat kembali kekeadaan aslinya dengan waktu yang singkat dan biaya yang murah.
Tujuan pemakaian metode ini adalah untuk mendapatkan penghematan waktu dan biaya dan perbaikan dilakukan pada keadaan yang benar-benar perlu. Pada pemeliharaan sistim ini pekerja-pekerja pemeliharaan hanya akan bekerja setelah terjadi kerusakan pada mesin atau pabrik.
(2). Jika kita memakai sistim ini kerusakan mesin atau equipmen akan terjadi berkali-kali dan frequensi kerusakannya hampir sama saja setiap tahunnya. Artinya beberapa mesin atau equipmen pada pabrik tersebut ada yang sering diperbaiki. Pada pabrik yang beroperasi secara terus menerus, dianjurkan untuk menyediakan cadangan mesin (stand by machine) bagi mesin-mesin yang vital.
(3). Sifat-sifat lain dari sistim pemeliharaan ini adalah sistim data dan file informasi. Data dan file informasi untuk perbaikan mesin/equipmen ini harus dijaga oleh seorang insinyur yang bertanggung jawab terhadap file tersebut.
(4). Sistim ini untuk pembongkaran pabrik tahunan tidak dipakai karena pada saat dilakukannya penyetelan dan perbaikan, unit-unit cadanganlah yang dipakai. Dan ini memerlukan tenaga kerja tetap yang sangat banyak dibandingkan dengan sistim lain yang akan kita bahas dalam buku ini.
(5).Sistim yang sudah ketinggalan jaman ini merupakan sistim perencanaan yang tidak sistimatik secara keseluruhannya.
2. Perawatan Rutin ( preventive maintenance).
(1). Pada sistim pemeliharaan breakdown kita sudah merasakan perlunya melakukan pemeriksaan atau perbaikan pada mesin-mesin atau equipmen yang berbahaya pada operasi keseluruhan pabrik, biaya perbaikan akan dapat diminimalkan bila telah kita ketahui kerusakan tersebut secara dini. Tipe pemeriksaan dan perbaikan preventive ini dibuat dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja, suku cadang, bahan untuk perbaikan dan faktor-faktor lainnya.
Keuntungan melakukan pemeriksaan dan perbaikan secara periodik dan pada saat yang tepat pada semua mesin-mesin/peralatan adalah dapat di ramalkan nya total perbaikan pada seluruh sistim pabrik oleh para insinyur pemeliharaan. Selanjutnya, bila kesalahan atau kerusakan mesin/equipmen dapat diramalkan lebih awal dengan melihat penomena kenaikan getaran mesin, kenaikan temperatur, suara, dan lain-lain. Dalam hal ini perbaikan dilakukan segera sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal. Biaya perbaikan dan lamanya mesin/equipmen tidak beroperasi dapat diminimalkan dibandingkan dengan perbaikan mesin yang sama tetapi dilakukan setelah mesin itu rusak total.
(2). Sistim pemeliharaan pabrik meliputi rencana inspeksi dan perbaikan secara periodik. (periode inspeksi dan perbaikan dapat berbeda tergantung pada tipe mesin dan penting tidaknya pencegahan kerusakan tersebut) dengan perbaikan pabrik atau ramalan kerusakan sedini mungkin hingga dapat diketahui perlu tidaknya dilaksanakan pekerjaan perbaikan sebelum kerusakan yang lebih serius terjadi.
(3). Aspek yang terpenting dari pemeliharaan rutin adalah dapat diramalkannya umur mesin/equipmen tersebut.
(4). Pendeteksian keadaan yang tidak normal pada mesin/equipmen sedini mungkin dilakukan oleh group inspeksi yang berada dibawah bagian pemeliharaan. Tetapi bantuan dan laporan dari orang-orang group produksi akan sangat membantu bagian pemeliharaan, hingga dapat dibuat perencanaan yang optimum. Group perencanaan dan inspeksi adalah merupakan bagian dari sistim pemeliharaan rutin. Group ini melakukan pemeriksaan rutin pada mesin-mesin dan equipmen dan pada saat terjadinya pembongkaran mesin, menyiapkan inspeksi dan membuat rencana perbaikan, termasuk pengontrolan biaya dan pengembangan teknis dari equipmen tersebut.
(5). Jika pembongkaran pabrik yang tidak diharapkan dan kerusakan mesin/equipmen berkurang atau turun, kebutuhan jumlah operator dan pergantian tugas jaga mesin akan berbeda pada tingkatan ini. Pengurangan kemungkinan kerusakan mesin/equipmen merupakan tujuan yang paling penting dari pemeliharaan pabrik sistim preventive, tetapi kemajuan perkembangan bahan tidak sejalan dengan perkembangan pemeliharaan sistim preventive. Sistim pemeliharaan ulang (corrective maintenace) berikut ini dianjurkan untuk mengatasi masalah tersebut. Bila pemeliharaan rutin dilaksanakan dengan baik, maka beberapa mesin cadangan yang ada akan menganggur/tidak terpakai karena umur mesin akan bertambah panjang hingga perbaikan hanya perlu dilakukan pada saat dilakukannya pembongkaran mesin-mesin skala besar dipabrik tersebut (turnaround), maka mesin-mesin cadangan boleh ditiadakan yang artinya akan mengurangi biaya perawatan.
(6). Data dan informasi sehubungan dengan inspeksi dan perbaikan mesin/equipmen akan terekam dengan sistimatis dan ini merupakan data dasar untuk merumuskan rencana-rencana pemeliharaan selanjutnya dan peningkatan fasilitas yang dilakukan oleh bagian perencanaan dan inspeksi. Data ini merupakan masukan yang sangat akurat untuk bagian
pergudangan yang mengurusi suku cadang dan bahan untuk pemeliharaan rutin.
(7). Dengan memakai sistim pemeliharaan rutin ini tenaga kerja untuk pemeliharaan harian dapat dikurangi hingga 60% dibandingkan sistim pemeliharaan breakdown.
3. Perawatan Ulang (corrective maintenance).
(1). Setelah beberapa tahun pemeliharaan rutin dilaksanakan di pabrik, dari data-data inspeksi yang dilakukan rutin maka bisa diperoleh umur dan biaya pemeliharaan dari masing-masing mesin/equipmen. Dari informasi ini kita dapat menentukan prioritas unit mana yang harus segera diperbaiki.
(2). Bagian inspeksi daB perencanaan, bekerja sama dengan bagian produksi dan pekerja lapangan akan menginformasikan kondisi masing-masing mesin dan equipmen dengan cara sebagai berikut :
(a) Bagaimana perencanaan aslinya, kapasitas dan apakah kinerja berubah setelah masa perawatan yang lama, suku cadang mana yang mudah rusak.
(b) Adakah cara lain untuk mencegah kerusakan tersebut?
(c) Mencari dimana letak permasalahan dari sistim tersebut.
(d) Menetapkan umur dari mesin-mesin dan equipmen untuk menangkal munculnya masalah yang lebih besar.
(3). Selanjutnya data-data perbaikan dan pemeriksaan yang rutin akan memungkinkan kita mendeteksi kemungkinan terjadinya kerusakan dan mempersiapkan kerja untuk jenis kerusakan tersebut. Ini akan menghasilkan prosedur perbaikan yang tepat dan dapat meminimalkan waktu yang dipakai untuk pekerjaan tersebut.
(4). Sifat-sifat yang menonjol dari sistim pemeliharaan ulang adalah effisien dan dekat serta eratnya hubungan diantara bagian perencanaan, bagian inspeksi dan para pekerja seperti ahli bahan, insinyur mesin, kimia, dan lain-lain. Disini masalah yang muncul dilapangan dapat diatasi berkat adanya kerjasama dari seluruh bagian-bagaian yang ada dipabrik. Meminimalkan frequensi kerusakan pabrik setiap bulan dapat dilakukan dengan cara menjaga kualitas bahan, memodifikasi rancangan mesin, proses dan lain-lain.
(5). Informasi dari penyedia barang (supplier) mengenai barang-barang/bahan yang terbaru, ini akan sangat membantu perencanaan selanjutnya, tetapi pemakaian bahan-bahan ini harus kita mengerti benar dan disesuaikan dengan keperluan dasar pabrik.
(6). Tugas dari seorang insinyur begian pemeliharaan tidak hanya sebatas merawat mesin dan equipmen yang ada saja. Tugasnya adalah memaximumkan keuntungan pabrik dengan mengurangi jumlah kerusakan mesin dan equipmen dan juga mengurangi biaya pemeliharaan, ini dilakukan dengan mempelajari/mengembangkan teknologi yang terbaru.
(7). Konsep pembiayaan pada pengembangan bahan untuk suku cadang mesin atau equipmen tertentu adalah sangat penting dan orang yang ahli bahan harus bekerja sama dengan bahagian pemeliharaan. Awalnya pada pemeliharaan ulang, tenaga kerja tambahan dan penanaman modal diperlukan, tetapi modal tersebut akan kembali dalam waktu yang singkat dengan dinaikkannya pelayanan, bertambahnya penurunan kerusakan, terjadinya penurunan biaya perbaikan, dan bertambah panjangnya umur dari fasilitas-fasilitas tersebut.
(8). Dewasa ini kebanyakan pabrik-pabrik mengikuti konsep terbaru yaitu pabrik besar yang terpadu didalam satu lokasi, hingga tidak diperlukan lagi mesin-mesin atau equipmen cadangan, disini kondisi masing-masing mesin/equipmen sudah sangat terjamin, ini disebabkan karena pemeliharaan ulang dijalankan. Tenaga kerja untuk pemeliharaan harian dapat ditekan hingga 50% dibandingkan dengan sistim pemeliharaan breakdown.
4. Perawatan Produktif
(1). Sistim pemeliharaan yang telah diuraikan diatas mempunyai asumsi dasar, bahwa makin tinggi effisiensi makin tinggi keuntungan yang akan diperoleh, maka bila effisiensi yang tinggi tadi tidak membawa keuntungan yang diinginkan, maka konsep baru dari sistim pemeliharaan perlu dipikirkan. Dibawah kondisi ini konsep baru mungkin diperlukan.
(a) Bila produksinya maximum, hingga pasar tidak dapat membelinya.
(b) Pabrik-pabrik tertentu tidak memerlukan pemeliharaan yang rutin, seperti pabrik lem, misalnya.
(c) Jika suatu pabrik didirikan pada daerah komplex industri dimana fasilitas-fasilitas penunjangnya telah disediakan, maka dalam hal ini fasilitas-fasilitas penunjang untuk pabrik kita bisa lebih hemat lagi.
(2). Sistim pemeliharaan yang baik adalah berbeda untuk masing-masing pabrik karena masing-masing pabrik berbeda pemakaian bahan dan energinya.
(3). Sistim pemeliharaan dimulai dengan mengoptimumkan sistim pemeliharaan itu sendiri berkait dengan beberapa kondisi yang dialami oleh pabrik tersebut, ini adalah konsep pemeliharaan produktif. Pengurangan kerusakan yang tidak diingini merupakan elemen yang sangat penting bagi semua tipe sistim pemeliharaan, pengurangan ini dapat diperoleh dengan teknologi yang dapat mengidentifikasi umur mesin dan equipmen tanpa harus mesinnya dibongkar.
(4). Kerjasama yang baik diantara bahagian perencanaan, bahagian inspeksi, dan bahgaian produksi harus dijaga untuk mengoptimumkan sistim yang dipakai pada pemeliharaan produktif. Tujuan dari pemeliharaan atau perencanaan lain adalah untuk merencanakan pemeliharaan dari masing-masing fasilitas yang ada sesuai dengan umur masa pakainya dan dengan mengurangi biaya pemeliharaan tahunan, dengan cara pendekatan inspeksi dan pekerjaan perbaikan pada waktu diadakannya pembongkaran pabrik tahunan atau pemeliharaan yang lain-lain.
(5). Optimisasi perencanaan biaya pemeliharaan untuk pekerja lapangan pada saat pembongkaran pabrik dan pekerjaan pemeliharaan harian dapat dievaluasi langsung melalui sifat-sifat dari pabrik.
(6). Keperluan memasang mesin cadangan/equipmen ditentukan oleh hasil dari konsep pemeliharaan produktif. Biaya tambahan untuk unit-unit cadangan dapat ditentukan dengan membandingkan biaya investasi dengan uang yang kembali bila kiat memakai sistim pemeliharaan rutin untuk seluruh mesin yang ada dalam pabrik tersebut.
(7). Secara umum mesin-mesin atau equipmen yang besar dan mahal diharapkan dapat berjalan secara rutin pada masa-masa pemeliharaan tersebut, hingga mesin-mesin atau unit-unit cadangan dapat ditiadakan.
5. Perawatan Rutin (preventive maintain)
(1). Pengembangan ilmiah dari pemeliharaan produktif pada tahun-tahun yang lalu berdampak terhadap sistim pemeliharaan rutin yang menggunakan konsep tero-teknologi. Jika kita pertimbangkan umur dari seluruh mesin-mesin yang ada dalam pabrik pertama konsruksi pabrik harus disertai dengan studi kelayakan dan kemudian baru pabrik itu dibangun, dan kemudian baru mulai produksi komersialnya.
Kegiatan produksi harus dijaga tetap stabil setiap saat, jika produksi menurun maka pasar akan terganggu, dan juga jika biaya produksi tinggi ini akan kalah bersaing dengan pabrik-pabrik yang masih baru. Maka pabrik tersebut harus diganti atau di modifikasi secara mendasar. Pendekatan
ilmiah yang menghasilkan kembalinya modal secara maximum tenaga kerja dan bahan-bahan yang dibuat di pabrik tersebut merupakan tero-teknologi.
(2). Aspek-aspek yang penting dari tero-teknologi adalah sebagai berikut:
(a). Umur pabrik yang direncanakan dan teknologi yang dipakai pada pabrik tersebut. Umur pabrik ditentukan oleh siklus produksi, kecepatan penyerapan teknologi baru, dan sumber daya manusia yang menjalankan teknologi ini. Umur pabrik mungkin tidak panjang seperti pabrik percobaan yang mana dibangun dan dijalankan hanya untuk beberapa tahun saja. Ada pabrik-pabrik yang dapat beroperasi hingga 50 tahun. Umur pemakaian pabrik yang berbeda merupakan faktor-faktor yang penting untuk menentukan perencanaannya dan sistim pemeliharaan mana yang cocok dan terbaik untuknya.
(b). Type dan kesulitan pemeliharaan dari suatu pabrik secara mendasar ditentukan oleh proses asli dan perencanaan mekanik dari pabrik tersebut. Walaupun sistim teknologi pemcliharaan yang tercanggih dipakai, ini belum tentu dapat menghilangkan atau mengurangi masalah-masalah tertentu bila kondisi proses tidak sesuai dengan bahan-bahan konstruksi pada saat pabrik tersebut dibuat, juga bila perencanaan tata letak pabrik tanpa mempertimbangkan pekerjaan lapangan pemeliharaan. Maka, pengalaman-pengalaman dibutuhkan dan juga teknologi pemeliharaan merupakan hal-hal yang harus dipikirkan sebelum merencanakan pabrik.
(c). Biaya pembuatan atau modal awal dapat dikurangi bila bahagian pemeliharaan dapat memberikan informasi-informasi yang baik tentang masalah-masalah servis mesin/equipmen, pemasangan unit-unit cadangan dapat dibuat optimal. Selanjutnya dilakukan standarisasi jenis mesin dan suplier dan juga meningkatkan mulu barang tanpa menambah biaya hingga modal dapat dihemat dan juga biaya-biaya pemeliharaan selanjutnya.
Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan,bahwa :
- Fungsi perawatan sangat berhubungan erat dengan proses produksi
- Peralatan yang dapat digunakan terus untuk berproduksi adalah hasil adanya perawatan
- Aktivitas perawatan banyak berhubungan erat dengan pemakaian peralatan, bahan pekerjaan, cara penanganan dlln.
- Aktivitas perawatan harus dikontrol berdasarkan pada kondisi yang terjaga.
1 Perawatan sesudah rusak (breakdown)
(1). Pada mulanya di industri kimia dan industri-industri lainnya semua pemeliharaan pabrik dilakukan dengan metode ini, prinsipnya jika ada mesin/peralatan yang sudah rusak, baru pemeliharaan dilakukan sesegera mungkin. Hingga akhirnya para insinyur pemeliharaan tidak punya waktu untuk memberikan ide-ide yang baik bagi pengembangan mendasar dalam usaha untuk meminimalkan kerusakan tersebut karena mereka semua sibuk dengan pekerjaan-pekerjaan yang bersifat rutin seperti pekerjaan-pekerjaan perbaikan lainnya (repair work). Konsep dasar pemeliharaan adalah menjaga atau memperbaiki mesin atau pabrik hingga kalau boleh dapat kembali kekeadaan aslinya dengan waktu yang singkat dan biaya yang murah.
Tujuan pemakaian metode ini adalah untuk mendapatkan penghematan waktu dan biaya dan perbaikan dilakukan pada keadaan yang benar-benar perlu. Pada pemeliharaan sistim ini pekerja-pekerja pemeliharaan hanya akan bekerja setelah terjadi kerusakan pada mesin atau pabrik.
(2). Jika kita memakai sistim ini kerusakan mesin atau equipmen akan terjadi berkali-kali dan frequensi kerusakannya hampir sama saja setiap tahunnya. Artinya beberapa mesin atau equipmen pada pabrik tersebut ada yang sering diperbaiki. Pada pabrik yang beroperasi secara terus menerus, dianjurkan untuk menyediakan cadangan mesin (stand by machine) bagi mesin-mesin yang vital.
(3). Sifat-sifat lain dari sistim pemeliharaan ini adalah sistim data dan file informasi. Data dan file informasi untuk perbaikan mesin/equipmen ini harus dijaga oleh seorang insinyur yang bertanggung jawab terhadap file tersebut.
(4). Sistim ini untuk pembongkaran pabrik tahunan tidak dipakai karena pada saat dilakukannya penyetelan dan perbaikan, unit-unit cadanganlah yang dipakai. Dan ini memerlukan tenaga kerja tetap yang sangat banyak dibandingkan dengan sistim lain yang akan kita bahas dalam buku ini.
(5).Sistim yang sudah ketinggalan jaman ini merupakan sistim perencanaan yang tidak sistimatik secara keseluruhannya.
2. Perawatan Rutin ( preventive maintenance).
(1). Pada sistim pemeliharaan breakdown kita sudah merasakan perlunya melakukan pemeriksaan atau perbaikan pada mesin-mesin atau equipmen yang berbahaya pada operasi keseluruhan pabrik, biaya perbaikan akan dapat diminimalkan bila telah kita ketahui kerusakan tersebut secara dini. Tipe pemeriksaan dan perbaikan preventive ini dibuat dengan mempertimbangkan ketersediaan tenaga kerja, suku cadang, bahan untuk perbaikan dan faktor-faktor lainnya.
Keuntungan melakukan pemeriksaan dan perbaikan secara periodik dan pada saat yang tepat pada semua mesin-mesin/peralatan adalah dapat di ramalkan nya total perbaikan pada seluruh sistim pabrik oleh para insinyur pemeliharaan. Selanjutnya, bila kesalahan atau kerusakan mesin/equipmen dapat diramalkan lebih awal dengan melihat penomena kenaikan getaran mesin, kenaikan temperatur, suara, dan lain-lain. Dalam hal ini perbaikan dilakukan segera sebelum terjadi kerusakan yang lebih fatal. Biaya perbaikan dan lamanya mesin/equipmen tidak beroperasi dapat diminimalkan dibandingkan dengan perbaikan mesin yang sama tetapi dilakukan setelah mesin itu rusak total.
(2). Sistim pemeliharaan pabrik meliputi rencana inspeksi dan perbaikan secara periodik. (periode inspeksi dan perbaikan dapat berbeda tergantung pada tipe mesin dan penting tidaknya pencegahan kerusakan tersebut) dengan perbaikan pabrik atau ramalan kerusakan sedini mungkin hingga dapat diketahui perlu tidaknya dilaksanakan pekerjaan perbaikan sebelum kerusakan yang lebih serius terjadi.
(3). Aspek yang terpenting dari pemeliharaan rutin adalah dapat diramalkannya umur mesin/equipmen tersebut.
(4). Pendeteksian keadaan yang tidak normal pada mesin/equipmen sedini mungkin dilakukan oleh group inspeksi yang berada dibawah bagian pemeliharaan. Tetapi bantuan dan laporan dari orang-orang group produksi akan sangat membantu bagian pemeliharaan, hingga dapat dibuat perencanaan yang optimum. Group perencanaan dan inspeksi adalah merupakan bagian dari sistim pemeliharaan rutin. Group ini melakukan pemeriksaan rutin pada mesin-mesin dan equipmen dan pada saat terjadinya pembongkaran mesin, menyiapkan inspeksi dan membuat rencana perbaikan, termasuk pengontrolan biaya dan pengembangan teknis dari equipmen tersebut.
(5). Jika pembongkaran pabrik yang tidak diharapkan dan kerusakan mesin/equipmen berkurang atau turun, kebutuhan jumlah operator dan pergantian tugas jaga mesin akan berbeda pada tingkatan ini. Pengurangan kemungkinan kerusakan mesin/equipmen merupakan tujuan yang paling penting dari pemeliharaan pabrik sistim preventive, tetapi kemajuan perkembangan bahan tidak sejalan dengan perkembangan pemeliharaan sistim preventive. Sistim pemeliharaan ulang (corrective maintenace) berikut ini dianjurkan untuk mengatasi masalah tersebut. Bila pemeliharaan rutin dilaksanakan dengan baik, maka beberapa mesin cadangan yang ada akan menganggur/tidak terpakai karena umur mesin akan bertambah panjang hingga perbaikan hanya perlu dilakukan pada saat dilakukannya pembongkaran mesin-mesin skala besar dipabrik tersebut (turnaround), maka mesin-mesin cadangan boleh ditiadakan yang artinya akan mengurangi biaya perawatan.
(6). Data dan informasi sehubungan dengan inspeksi dan perbaikan mesin/equipmen akan terekam dengan sistimatis dan ini merupakan data dasar untuk merumuskan rencana-rencana pemeliharaan selanjutnya dan peningkatan fasilitas yang dilakukan oleh bagian perencanaan dan inspeksi. Data ini merupakan masukan yang sangat akurat untuk bagian
pergudangan yang mengurusi suku cadang dan bahan untuk pemeliharaan rutin.
(7). Dengan memakai sistim pemeliharaan rutin ini tenaga kerja untuk pemeliharaan harian dapat dikurangi hingga 60% dibandingkan sistim pemeliharaan breakdown.
3. Perawatan Ulang (corrective maintenance).
(1). Setelah beberapa tahun pemeliharaan rutin dilaksanakan di pabrik, dari data-data inspeksi yang dilakukan rutin maka bisa diperoleh umur dan biaya pemeliharaan dari masing-masing mesin/equipmen. Dari informasi ini kita dapat menentukan prioritas unit mana yang harus segera diperbaiki.
(2). Bagian inspeksi daB perencanaan, bekerja sama dengan bagian produksi dan pekerja lapangan akan menginformasikan kondisi masing-masing mesin dan equipmen dengan cara sebagai berikut :
(a) Bagaimana perencanaan aslinya, kapasitas dan apakah kinerja berubah setelah masa perawatan yang lama, suku cadang mana yang mudah rusak.
(b) Adakah cara lain untuk mencegah kerusakan tersebut?
(c) Mencari dimana letak permasalahan dari sistim tersebut.
(d) Menetapkan umur dari mesin-mesin dan equipmen untuk menangkal munculnya masalah yang lebih besar.
(3). Selanjutnya data-data perbaikan dan pemeriksaan yang rutin akan memungkinkan kita mendeteksi kemungkinan terjadinya kerusakan dan mempersiapkan kerja untuk jenis kerusakan tersebut. Ini akan menghasilkan prosedur perbaikan yang tepat dan dapat meminimalkan waktu yang dipakai untuk pekerjaan tersebut.
(4). Sifat-sifat yang menonjol dari sistim pemeliharaan ulang adalah effisien dan dekat serta eratnya hubungan diantara bagian perencanaan, bagian inspeksi dan para pekerja seperti ahli bahan, insinyur mesin, kimia, dan lain-lain. Disini masalah yang muncul dilapangan dapat diatasi berkat adanya kerjasama dari seluruh bagian-bagaian yang ada dipabrik. Meminimalkan frequensi kerusakan pabrik setiap bulan dapat dilakukan dengan cara menjaga kualitas bahan, memodifikasi rancangan mesin, proses dan lain-lain.
(5). Informasi dari penyedia barang (supplier) mengenai barang-barang/bahan yang terbaru, ini akan sangat membantu perencanaan selanjutnya, tetapi pemakaian bahan-bahan ini harus kita mengerti benar dan disesuaikan dengan keperluan dasar pabrik.
(6). Tugas dari seorang insinyur begian pemeliharaan tidak hanya sebatas merawat mesin dan equipmen yang ada saja. Tugasnya adalah memaximumkan keuntungan pabrik dengan mengurangi jumlah kerusakan mesin dan equipmen dan juga mengurangi biaya pemeliharaan, ini dilakukan dengan mempelajari/mengembangkan teknologi yang terbaru.
(7). Konsep pembiayaan pada pengembangan bahan untuk suku cadang mesin atau equipmen tertentu adalah sangat penting dan orang yang ahli bahan harus bekerja sama dengan bahagian pemeliharaan. Awalnya pada pemeliharaan ulang, tenaga kerja tambahan dan penanaman modal diperlukan, tetapi modal tersebut akan kembali dalam waktu yang singkat dengan dinaikkannya pelayanan, bertambahnya penurunan kerusakan, terjadinya penurunan biaya perbaikan, dan bertambah panjangnya umur dari fasilitas-fasilitas tersebut.
(8). Dewasa ini kebanyakan pabrik-pabrik mengikuti konsep terbaru yaitu pabrik besar yang terpadu didalam satu lokasi, hingga tidak diperlukan lagi mesin-mesin atau equipmen cadangan, disini kondisi masing-masing mesin/equipmen sudah sangat terjamin, ini disebabkan karena pemeliharaan ulang dijalankan. Tenaga kerja untuk pemeliharaan harian dapat ditekan hingga 50% dibandingkan dengan sistim pemeliharaan breakdown.
4. Perawatan Produktif
(1). Sistim pemeliharaan yang telah diuraikan diatas mempunyai asumsi dasar, bahwa makin tinggi effisiensi makin tinggi keuntungan yang akan diperoleh, maka bila effisiensi yang tinggi tadi tidak membawa keuntungan yang diinginkan, maka konsep baru dari sistim pemeliharaan perlu dipikirkan. Dibawah kondisi ini konsep baru mungkin diperlukan.
(a) Bila produksinya maximum, hingga pasar tidak dapat membelinya.
(b) Pabrik-pabrik tertentu tidak memerlukan pemeliharaan yang rutin, seperti pabrik lem, misalnya.
(c) Jika suatu pabrik didirikan pada daerah komplex industri dimana fasilitas-fasilitas penunjangnya telah disediakan, maka dalam hal ini fasilitas-fasilitas penunjang untuk pabrik kita bisa lebih hemat lagi.
(2). Sistim pemeliharaan yang baik adalah berbeda untuk masing-masing pabrik karena masing-masing pabrik berbeda pemakaian bahan dan energinya.
(3). Sistim pemeliharaan dimulai dengan mengoptimumkan sistim pemeliharaan itu sendiri berkait dengan beberapa kondisi yang dialami oleh pabrik tersebut, ini adalah konsep pemeliharaan produktif. Pengurangan kerusakan yang tidak diingini merupakan elemen yang sangat penting bagi semua tipe sistim pemeliharaan, pengurangan ini dapat diperoleh dengan teknologi yang dapat mengidentifikasi umur mesin dan equipmen tanpa harus mesinnya dibongkar.
(4). Kerjasama yang baik diantara bahagian perencanaan, bahagian inspeksi, dan bahgaian produksi harus dijaga untuk mengoptimumkan sistim yang dipakai pada pemeliharaan produktif. Tujuan dari pemeliharaan atau perencanaan lain adalah untuk merencanakan pemeliharaan dari masing-masing fasilitas yang ada sesuai dengan umur masa pakainya dan dengan mengurangi biaya pemeliharaan tahunan, dengan cara pendekatan inspeksi dan pekerjaan perbaikan pada waktu diadakannya pembongkaran pabrik tahunan atau pemeliharaan yang lain-lain.
(5). Optimisasi perencanaan biaya pemeliharaan untuk pekerja lapangan pada saat pembongkaran pabrik dan pekerjaan pemeliharaan harian dapat dievaluasi langsung melalui sifat-sifat dari pabrik.
(6). Keperluan memasang mesin cadangan/equipmen ditentukan oleh hasil dari konsep pemeliharaan produktif. Biaya tambahan untuk unit-unit cadangan dapat ditentukan dengan membandingkan biaya investasi dengan uang yang kembali bila kiat memakai sistim pemeliharaan rutin untuk seluruh mesin yang ada dalam pabrik tersebut.
(7). Secara umum mesin-mesin atau equipmen yang besar dan mahal diharapkan dapat berjalan secara rutin pada masa-masa pemeliharaan tersebut, hingga mesin-mesin atau unit-unit cadangan dapat ditiadakan.
5. Perawatan Rutin (preventive maintain)
(1). Pengembangan ilmiah dari pemeliharaan produktif pada tahun-tahun yang lalu berdampak terhadap sistim pemeliharaan rutin yang menggunakan konsep tero-teknologi. Jika kita pertimbangkan umur dari seluruh mesin-mesin yang ada dalam pabrik pertama konsruksi pabrik harus disertai dengan studi kelayakan dan kemudian baru pabrik itu dibangun, dan kemudian baru mulai produksi komersialnya.
Kegiatan produksi harus dijaga tetap stabil setiap saat, jika produksi menurun maka pasar akan terganggu, dan juga jika biaya produksi tinggi ini akan kalah bersaing dengan pabrik-pabrik yang masih baru. Maka pabrik tersebut harus diganti atau di modifikasi secara mendasar. Pendekatan
ilmiah yang menghasilkan kembalinya modal secara maximum tenaga kerja dan bahan-bahan yang dibuat di pabrik tersebut merupakan tero-teknologi.
(2). Aspek-aspek yang penting dari tero-teknologi adalah sebagai berikut:
(a). Umur pabrik yang direncanakan dan teknologi yang dipakai pada pabrik tersebut. Umur pabrik ditentukan oleh siklus produksi, kecepatan penyerapan teknologi baru, dan sumber daya manusia yang menjalankan teknologi ini. Umur pabrik mungkin tidak panjang seperti pabrik percobaan yang mana dibangun dan dijalankan hanya untuk beberapa tahun saja. Ada pabrik-pabrik yang dapat beroperasi hingga 50 tahun. Umur pemakaian pabrik yang berbeda merupakan faktor-faktor yang penting untuk menentukan perencanaannya dan sistim pemeliharaan mana yang cocok dan terbaik untuknya.
(b). Type dan kesulitan pemeliharaan dari suatu pabrik secara mendasar ditentukan oleh proses asli dan perencanaan mekanik dari pabrik tersebut. Walaupun sistim teknologi pemcliharaan yang tercanggih dipakai, ini belum tentu dapat menghilangkan atau mengurangi masalah-masalah tertentu bila kondisi proses tidak sesuai dengan bahan-bahan konstruksi pada saat pabrik tersebut dibuat, juga bila perencanaan tata letak pabrik tanpa mempertimbangkan pekerjaan lapangan pemeliharaan. Maka, pengalaman-pengalaman dibutuhkan dan juga teknologi pemeliharaan merupakan hal-hal yang harus dipikirkan sebelum merencanakan pabrik.
(c). Biaya pembuatan atau modal awal dapat dikurangi bila bahagian pemeliharaan dapat memberikan informasi-informasi yang baik tentang masalah-masalah servis mesin/equipmen, pemasangan unit-unit cadangan dapat dibuat optimal. Selanjutnya dilakukan standarisasi jenis mesin dan suplier dan juga meningkatkan mulu barang tanpa menambah biaya hingga modal dapat dihemat dan juga biaya-biaya pemeliharaan selanjutnya.
Jumat, 08 Juli 2011
Udara Cair Sebagai Media Peyimpanan Energi Matahari dan Angin
Sebuah perusahaan asal Inggris mengembangkan teknik menyimpan energi yang dihasilkan dari pembangkit tenaga angin dan sinar matahari. Teknik itu menggunakan udara yang tersimpan dalam bentuk cair.
Sumber energi terbarui memiliki jangka waktu karena matahari tidak selalu menerangi suatu lokasi sepanjang waktu dan angin juga tidak selalu bertiup. Akan tetapi, listrik tetap dibutuhkan pada saat tiada sinar matahari atau angin.
Untuk menjawab masalah itulah, Highview Power Storage mengembangkan sebuah cara untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh angin dan sinar matahari agar dapat digunakan sebagai cadangan saat kedua elemen alam tersebut sedang tidak tersedia.
Sistem Cryo Energy milik perusahaan itu menggunakan kelebihan listrik untuk menyalakan mesin pendingin udara. Mesin tersebut menurunkan temperatur udara menjadi -196 derajat celsius sehingga udara menjadi cair. Cairan itu ditampung di dalam tangki terisolasi dengan tekanan rendah.
Saat permintaan listrik tinggi, udara cair itu dilepaskan ke sebuah tempat yang temperaturnya sedikit lebih hangat daripada -196 derajat celsius sehingga berubah menjadi gas, yang digunakan untuk menggerakkan turbin yang menghasilkan listrik.
Sistem ini hanya mampu menghasilkan efisiensi sebesar 50 persen. Artinya, listrik yang dihasilkan hanya 50 persen dibandingkan listrik yang dipakai untuk sistem pendinginan. Efisiensi meningkat menjadi 70 persen ketika udara hangat digunakan. Menurut Highview Power Storage, efisiensi bisa semakin meningkat apabila sistem ini dipasang pada fasilitas yang memiliki pembuangan panas.
Sistem lain, yang dapat digunakan untuk menyimpan energi, menggunakan air. Kelebihan listrik dipakai untuk memompa air ke tempat penampungan yang posisinya tinggi. Ketika listrik dibutuhkan, air dialirkan ke bawah melewati bendungan dan memutar turbin. “Air pompaan ini lebih mahal dan tidak seportabel sistem CryoEnergy,” tulis sebuah artikel di majalah Gizmag.
Cara lain untuk menyimpan energi adalah dengan baterai. Namun, biaya untuk penyimpanan itu adalah 4.000 dollar AS per kilowatt (KW). CryoEnergy hanya menelan biaya 1.000 dollar AS per KW.
Proyek CryoEnergy saat ini sudah berjalan di Skotlandia selama 9 bulan. Highview berencana membangun sistem berskala komersial dengan kapasitas 3,5 MW. Pada tahun 2014, mereka berencana membuat 8 MW sampai 10 MW. (sumber : kompas.com)
Sumber energi terbarui memiliki jangka waktu karena matahari tidak selalu menerangi suatu lokasi sepanjang waktu dan angin juga tidak selalu bertiup. Akan tetapi, listrik tetap dibutuhkan pada saat tiada sinar matahari atau angin.
Untuk menjawab masalah itulah, Highview Power Storage mengembangkan sebuah cara untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh angin dan sinar matahari agar dapat digunakan sebagai cadangan saat kedua elemen alam tersebut sedang tidak tersedia.
Sistem Cryo Energy milik perusahaan itu menggunakan kelebihan listrik untuk menyalakan mesin pendingin udara. Mesin tersebut menurunkan temperatur udara menjadi -196 derajat celsius sehingga udara menjadi cair. Cairan itu ditampung di dalam tangki terisolasi dengan tekanan rendah.
Saat permintaan listrik tinggi, udara cair itu dilepaskan ke sebuah tempat yang temperaturnya sedikit lebih hangat daripada -196 derajat celsius sehingga berubah menjadi gas, yang digunakan untuk menggerakkan turbin yang menghasilkan listrik.
Sistem ini hanya mampu menghasilkan efisiensi sebesar 50 persen. Artinya, listrik yang dihasilkan hanya 50 persen dibandingkan listrik yang dipakai untuk sistem pendinginan. Efisiensi meningkat menjadi 70 persen ketika udara hangat digunakan. Menurut Highview Power Storage, efisiensi bisa semakin meningkat apabila sistem ini dipasang pada fasilitas yang memiliki pembuangan panas.
Sistem lain, yang dapat digunakan untuk menyimpan energi, menggunakan air. Kelebihan listrik dipakai untuk memompa air ke tempat penampungan yang posisinya tinggi. Ketika listrik dibutuhkan, air dialirkan ke bawah melewati bendungan dan memutar turbin. “Air pompaan ini lebih mahal dan tidak seportabel sistem CryoEnergy,” tulis sebuah artikel di majalah Gizmag.
Cara lain untuk menyimpan energi adalah dengan baterai. Namun, biaya untuk penyimpanan itu adalah 4.000 dollar AS per kilowatt (KW). CryoEnergy hanya menelan biaya 1.000 dollar AS per KW.
Proyek CryoEnergy saat ini sudah berjalan di Skotlandia selama 9 bulan. Highview berencana membangun sistem berskala komersial dengan kapasitas 3,5 MW. Pada tahun 2014, mereka berencana membuat 8 MW sampai 10 MW. (sumber : kompas.com)
Konversi Biomassa Menjadi Energi (1)
- Konversi dengan cara Gasifikasi
- Konversi dengan cara Densifikasi
- Konversi dengan cara Pembakaran
Yang perlu diperhatikan adalah bahwa makin panjang jalur konversi yang ditempuh, maka makin kecil effisiensi konversi biomassa tersebut menjadi energi. Hal ini disebabkan tiap tahap konversi mempunyai effisiensi kurang dari 100 %. Sebagai contoh, konversi biomassa menjadi energi panas dengan cara pembakaran langsung tungku dapat mencapai effisiensi lebih kurang 40 %. Tetapi konversi biomassa menjadi energi listrik melalui proses konversi gasifikasi hanya dapat mencapai effisiensi lebih kurang 17 %. (Sumber ; Sri Endah A, IPB)
Tebu Penghasil Biofuel dan Membuat Iklim Jadi Sejuk
Tebu yang diproduksi menjadi “biofuel” untuk bahan bakar alternatif untuk truk dan kendaraan bermotor di Brazil, memiliki efek samping bermanfaat, yakni mendinginkan suhu udara setempat, menurut laporan sejumlah ilmuwan pada Ahad (17/4). Para peneliti mengingatkan bahwa itu bukan berarti menggantikan hutan Amazon atau tumbuhan alami lainnya dengan ladang tebu. Manfaat tersebut muncul saat tebu diperkenalkan kepada perladangan yang ada, menggantikan padang rumput atau ladang lain seperti kedelai.
Tebu ditemukan semakin bermanfaat karena kemampuan memantulkan sinar matahari dan “berkeringat” embun dingin ke udara, kata pemimpin peneliti Scott Loarie dari Institut Carnegie untuk Ilmu Pengetahuan. Tanaman menyerap kadar air dari tanah dan melepaskan ke udara sebagai proses fotosintesis, kata Loarie melalui telepon, dan tanaman tebu terhitung efisien dalam proses embun dingin itu.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa dengan tebu, kadar embun dingin dari tanaman itu lebih baik dibanding albedo (besar pantulan matahari),” katanya, berbicara dalam penelitian yang disiarkan melalui Internet di ‘Nature Climate Change’.
Tebu digunakan sebagai bahan bakar alami yang memberi tenaga seperempat kendaraan bermotor di Brazil, secara bersamaan membantu mengurangi mengeluaran gas karbon dioksida ke atmosfer, yang mempengaruhi iklim global. Brazil selama ini dianggap sukses mengembangkan energi terbarukan sebagai alternatif bahan bakar fosil yang memanaskan iklim.
Sekitar 20 persen kebutuhan energi negara itu diperoleh dari energi terbarukan. Karena efisiensi tanaman penghasil gula itu dalam melepaskan kadar air dingin, hal tersebut juga menurunkan suhu udara setempat sebesar 0,93 derajat Celsius dibanding ladang lain atau padang rumput.
Penanaman tebu dinilai masih belum mendinginkan udara sebagaimana perladangan lain saat digunakan untuk menggantikan tanaman alami. Para peneliti menemukan efek pemanasan lokal itu mencapai 1,55 derajat Celsius.
Satu kelebihan dari penanaman tebu untuk ‘biofuel’ di Brazil ialah mempersingkat waktu pengembalian karbon atau ‘carbon payback time’. Pengembalian itu merupakan cara untuk menghitung berapa lama untuk menghapus emisi karbon dioksida berlebih di atmosfer, kata Loarie.
“Bila kami memangkas satu hektar hutan Amazon, seberapa besar karbon yang kami lepas ke atmosfer dan berapa lama yang kami butuhkan untuk menghilangkan karbon itu dari udara?” katanya.
“Berapa lama waktu yang kami butuhkan untuk mengembalikan keadaan, dengan mensubstitusi bahan bakar fosil dengan bahan bakar terbarukan yang akan kami tanamkan,” lanjutnya.
Di beberapa tempat seperti hutan Amazon, katanya, waktu pengembalian karbon berkisar hingga 60 tahun. Tetapi waktu pengembalian karbon menjadi “hanya beberapa tahun saja” di kebanyakan wilayah Brazil, karena tebu merupakan bentuk energi yang produktif, katanya.
Ada peringatan dalam penggunaan tebu sebagai bahan bakar, bahkan di Brazil. Menumbuhkan tebu tidak menjawab permasalahan seperti berkurangnya keanekaragaman hayati atau kemungkinan kelangkaan air, dan belum tentu dapat diperluas ke wilayah “cerrado”, atau padang rumput yang luas, di tengah negeri itu, tanpa irigasi.
Para ilmuwan menekankan bahwa manfaat tebu tergantung pada penanamannya di tanah yang sudah digunakan untuk pertanian, bukan lokasi yang dikonversi dari penanaman alami.(sumber : republika)
Tebu ditemukan semakin bermanfaat karena kemampuan memantulkan sinar matahari dan “berkeringat” embun dingin ke udara, kata pemimpin peneliti Scott Loarie dari Institut Carnegie untuk Ilmu Pengetahuan. Tanaman menyerap kadar air dari tanah dan melepaskan ke udara sebagai proses fotosintesis, kata Loarie melalui telepon, dan tanaman tebu terhitung efisien dalam proses embun dingin itu.
“Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa dengan tebu, kadar embun dingin dari tanaman itu lebih baik dibanding albedo (besar pantulan matahari),” katanya, berbicara dalam penelitian yang disiarkan melalui Internet di ‘Nature Climate Change’.
Tebu digunakan sebagai bahan bakar alami yang memberi tenaga seperempat kendaraan bermotor di Brazil, secara bersamaan membantu mengurangi mengeluaran gas karbon dioksida ke atmosfer, yang mempengaruhi iklim global. Brazil selama ini dianggap sukses mengembangkan energi terbarukan sebagai alternatif bahan bakar fosil yang memanaskan iklim.
Sekitar 20 persen kebutuhan energi negara itu diperoleh dari energi terbarukan. Karena efisiensi tanaman penghasil gula itu dalam melepaskan kadar air dingin, hal tersebut juga menurunkan suhu udara setempat sebesar 0,93 derajat Celsius dibanding ladang lain atau padang rumput.
Penanaman tebu dinilai masih belum mendinginkan udara sebagaimana perladangan lain saat digunakan untuk menggantikan tanaman alami. Para peneliti menemukan efek pemanasan lokal itu mencapai 1,55 derajat Celsius.
Satu kelebihan dari penanaman tebu untuk ‘biofuel’ di Brazil ialah mempersingkat waktu pengembalian karbon atau ‘carbon payback time’. Pengembalian itu merupakan cara untuk menghitung berapa lama untuk menghapus emisi karbon dioksida berlebih di atmosfer, kata Loarie.
“Bila kami memangkas satu hektar hutan Amazon, seberapa besar karbon yang kami lepas ke atmosfer dan berapa lama yang kami butuhkan untuk menghilangkan karbon itu dari udara?” katanya.
“Berapa lama waktu yang kami butuhkan untuk mengembalikan keadaan, dengan mensubstitusi bahan bakar fosil dengan bahan bakar terbarukan yang akan kami tanamkan,” lanjutnya.
Di beberapa tempat seperti hutan Amazon, katanya, waktu pengembalian karbon berkisar hingga 60 tahun. Tetapi waktu pengembalian karbon menjadi “hanya beberapa tahun saja” di kebanyakan wilayah Brazil, karena tebu merupakan bentuk energi yang produktif, katanya.
Ada peringatan dalam penggunaan tebu sebagai bahan bakar, bahkan di Brazil. Menumbuhkan tebu tidak menjawab permasalahan seperti berkurangnya keanekaragaman hayati atau kemungkinan kelangkaan air, dan belum tentu dapat diperluas ke wilayah “cerrado”, atau padang rumput yang luas, di tengah negeri itu, tanpa irigasi.
Para ilmuwan menekankan bahwa manfaat tebu tergantung pada penanamannya di tanah yang sudah digunakan untuk pertanian, bukan lokasi yang dikonversi dari penanaman alami.(sumber : republika)
Rabu, 13 Oktober 2010
Mario Teguh Super Note - JIKA ENGKAU INGIN MENJADI PEMIMPIN, PERHATIKANLAH INI.
Sahabat Indonesia yang super,
Mudah-mudahan sapa saya di siang ini menemui Anda dalam kesehatan dan kesungguhan untuk menjadikan diri Anda hadiah terbaik bagi kebahagiaan keluarga Anda tercinta.
Berikut adalah foto dari dua sahabat kita yang saya ambil gambarnya dalam perjalanan dari Sukabumi ke Jakarta beberapa saat yang lalu. Mereka sedang asyik berbincang, yang mungkin berkenaan dengan kebaikan kehidupan yang ingin mereka sebabkan bagi keluarga dan masyarakat di mana mereka tinggal.
Super Note ini adalah dugaan saya mengenai esensi dari perbincangan ramah mereka, yang akan tetap memelihara kesantunan - bahkan dalam perbedaan prinsip yang krusial bagi kebaikan kehidupan bersama.
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
………..
Mario Teguh Super Note
JIKA ENGKAU INGIN MENJADI PEMIMPIN, PERHATIKANLAH INI.
………..
Jika engkau ingin menjadi pemimpin, jangan pernah mengabaikan keharusanmu untuk melayani bagi kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan mereka yang kau pimpin.
Kedudukanmu bukanlah untuk kemapanan dan kedamaianmu saja.
Hanya merasa damai dan mapanlah, jika engkau telah berhasil menjadikan mereka yang kau pimpin hidup dalam kedamaian dan kemapanan.
Janganlah kerisauanmu hanya yang berkenaan dengan dirimu.
Engkau disebut pemimpin karena engkau menukarkan hak mu untuk merasa nyaman bagi kenyamanan orang banyak, engkau menomor-akhirkan tidurmu bagi kedamaian tidur mereka, dan engkau menunda istirahatmu agar yang paling kecil dari saudaramu itu – termudahkan upayanya untuk membangun kehidupan yang layak.
Jika itu yang mengisi pikiran dan hatimu, engkau akan berpendar dengan sinar kecintaan dari langit.
Jika hanya penyelamatan dirimu yang menjadi kegundahanmu, maka hanya kesantunan orang lain yang menjadi pelindung sementara bagimu.
………..
Sahabat-sahabat Indonesia yang super,
yang sedang membangun kualitas-kualitas pribadi yang akan menjadikan dirinya pantas bagi tugas-tugas kepemimpinan yang mulia.
Berikut adalah beberapa paragraph yang saya ambilkan dari buku Mario Teguh LEADERSHIP GOLDEN WAYS, yang dapat meneruskan pembicaraan yang telah kita mulai di atas, bagi penikmatan Anda di ruang keluarga MTSC yang ramah dan saling memuliakan ini.
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
………..
Seorang pemimpin adalah pribadi biasa yang kesungguhannya tidak biasa dalam menjadikan dirinya pelayan bagi kebaikan hidup orang banyak.
………..
Dia membangun keberhasilannya melalui keberhasilan orang lain.
Rencana besar bagi keberhasilan seorang Pemimpin Jalan Keemasan terbuat dari rencana-rencananya bagi keberhasilan setiap individu yang berada dalam kepemimpinannya.
Banyak pribadi pada posisi kepemimpinan yang lupa bahwa mereka dianggap berhasil hanya apabila mereka menyebabkan peningkatan kualitas pada kehidupan anggota organisasi mereka, dan apabila mereka menyampaikan keuntungan bagi semua pemegang kepentingan mereka.
Anda - sebagai pemimpin dengan jalan keemasan - berupaya mencapai posisi kepemimpinan yang tertinggi bukan untuk menikmati kemudahan pada posisi itu, melainkan untuk menggapai tingkat kewenangan yang Anda butuhkan untuk mengharuskan ketaatan kepada nilai-nilai pelayanan atas semua anggota organisasi Anda.
Dia menjadikan dirinya seorang mahasiswa yang cemerlang pada akademi kepemimpinan yang bernama SITUASI.
Situasi adalah komponen pembentuk sejarah.
Seorang pemimpin dengan jalan kemasan mengetahui bahwa dengan mempelajari perilaku dari situasi, baik yang lalu maupun yang sedang dialaminya, dia akan mampu menghindari penalti dari terulangnya kesalahan, baik dari kesalahannya sendiri mau pun dari kesalahan orang lain.
Dengannya, dia bisa mencurahkan semua perhatian dan tenaganya bagi pelaksanaan terbaik dari praktik-praktik kepemimpinan yang telah terbukti membesarkan kehidupan, baik pribadi, organisasi, masyarakat, atau bangsa.
Baginya, semua keputusan yang ada dalam organisasinya adalah keputusan pribadinya.
Dari semua yang bisa didelegasikannya, dia tidak akan pernah mendelegasikan keputusan yang harus diambilnya dari posisi kepemimpinannya.
Dia mungkin bisa mendelegasikan sebagian besar dari tugas-tugasnya. Dia juga mungkin bisa memberdayakan bawahannya untuk membuat keputusan pada jajaran mereka, akan tetapi, dia mengetahui bahwa,
dia tidak dapat membebaskan dirinya dari penilaian negatif atas keputusan buruk para bawahannya.
Karena, keputusan buruk itu dibuat oleh mereka yang diputuskannya sebagai pengemban dari sebagian kewenangannya.
Jika bawahannya salah, sebetulnya sang pemimpin telah salah memilih bawahan untuk memutuskan atas namanya.
Dia menyadari sekali bahwa sebuah posisi kepemimpinan adalah posisi bagi keputusan akhir, yaitu keputusan yang harus dibuatnya secara pribadi.
Dia setia kepada yang benar.
Dalam peliknya pertentangan berbagai prioritas dan kepentingan di organisasi dan di publik yang dilayaninya, seorang pemimpin dengan jalan keemasan selalu ingat untuk kembali kepada yang benar.
Dia menyadari bahwa semua yang sulit itu datang karena pengabaian dari hal-hal yang baku. Dan yang sulit itu juga berperan sebagai pemaksa agar orang kembali kepada perilaku yang benar, bagi tercapainya perbaikan dan kebaikan berikutnya.
Itulah sebabnya dia berupaya keras menjaga tindakannya sendiri untuk setia kepada yang dituntutnya dari orang lain, karena hal itu adalah penentu tingkat hormat dari bawahannya.
Dia mengharuskan dirinya untuk melakukan yang dikatakannya,
dan mengatakan yang dilakukannya.
Dia sangat berani dalam mendirikan yang benar
dan tidak sanggup membayangkan dirinya
melakukan yang dilarangnya atas mereka yang dipimpinnya.
Jika yang dilakukannya adalah yang selain itu, tidak ada muslihat apa pun yang bisa digunakannya untuk menyembunyikan kepalsuannya.
………..
Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,
Semoga tulisan di atas dapat mendampingi upaya super Anda hari ini dan esok, untuk menjadikan kehadiran Anda dalam kehidupan ini – sebuah hadiah yang disyukuri keluarga dan masyarakat yang Anda layani.
Marilah kita tetap menjadi kekasih Tuhan, dengan menjadikan diri kita pemimpin yang setia kepada yang benar, bagi diri sendiri, bagi keluarga, dan bagi sebanyak mungkin jiwa Indonesia.
Sampai kita berjumpa dan berjabat-tangan nanti.
Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya.
Loving you all as always,
Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-211-56900 | For The Happiness Of Others | Jakarta
Mudah-mudahan sapa saya di siang ini menemui Anda dalam kesehatan dan kesungguhan untuk menjadikan diri Anda hadiah terbaik bagi kebahagiaan keluarga Anda tercinta.
Berikut adalah foto dari dua sahabat kita yang saya ambil gambarnya dalam perjalanan dari Sukabumi ke Jakarta beberapa saat yang lalu. Mereka sedang asyik berbincang, yang mungkin berkenaan dengan kebaikan kehidupan yang ingin mereka sebabkan bagi keluarga dan masyarakat di mana mereka tinggal.
Super Note ini adalah dugaan saya mengenai esensi dari perbincangan ramah mereka, yang akan tetap memelihara kesantunan - bahkan dalam perbedaan prinsip yang krusial bagi kebaikan kehidupan bersama.
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
………..
Mario Teguh Super Note
JIKA ENGKAU INGIN MENJADI PEMIMPIN, PERHATIKANLAH INI.
………..
Jika engkau ingin menjadi pemimpin, jangan pernah mengabaikan keharusanmu untuk melayani bagi kesejahteraan, kebahagiaan, dan kecemerlangan mereka yang kau pimpin.
Kedudukanmu bukanlah untuk kemapanan dan kedamaianmu saja.
Hanya merasa damai dan mapanlah, jika engkau telah berhasil menjadikan mereka yang kau pimpin hidup dalam kedamaian dan kemapanan.
Janganlah kerisauanmu hanya yang berkenaan dengan dirimu.
Engkau disebut pemimpin karena engkau menukarkan hak mu untuk merasa nyaman bagi kenyamanan orang banyak, engkau menomor-akhirkan tidurmu bagi kedamaian tidur mereka, dan engkau menunda istirahatmu agar yang paling kecil dari saudaramu itu – termudahkan upayanya untuk membangun kehidupan yang layak.
Jika itu yang mengisi pikiran dan hatimu, engkau akan berpendar dengan sinar kecintaan dari langit.
Jika hanya penyelamatan dirimu yang menjadi kegundahanmu, maka hanya kesantunan orang lain yang menjadi pelindung sementara bagimu.
………..
Sahabat-sahabat Indonesia yang super,
yang sedang membangun kualitas-kualitas pribadi yang akan menjadikan dirinya pantas bagi tugas-tugas kepemimpinan yang mulia.
Berikut adalah beberapa paragraph yang saya ambilkan dari buku Mario Teguh LEADERSHIP GOLDEN WAYS, yang dapat meneruskan pembicaraan yang telah kita mulai di atas, bagi penikmatan Anda di ruang keluarga MTSC yang ramah dan saling memuliakan ini.
Please kindly enjoy, absorb, and apply.
………..
Seorang pemimpin adalah pribadi biasa yang kesungguhannya tidak biasa dalam menjadikan dirinya pelayan bagi kebaikan hidup orang banyak.
………..
Dia membangun keberhasilannya melalui keberhasilan orang lain.
Rencana besar bagi keberhasilan seorang Pemimpin Jalan Keemasan terbuat dari rencana-rencananya bagi keberhasilan setiap individu yang berada dalam kepemimpinannya.
Banyak pribadi pada posisi kepemimpinan yang lupa bahwa mereka dianggap berhasil hanya apabila mereka menyebabkan peningkatan kualitas pada kehidupan anggota organisasi mereka, dan apabila mereka menyampaikan keuntungan bagi semua pemegang kepentingan mereka.
Anda - sebagai pemimpin dengan jalan keemasan - berupaya mencapai posisi kepemimpinan yang tertinggi bukan untuk menikmati kemudahan pada posisi itu, melainkan untuk menggapai tingkat kewenangan yang Anda butuhkan untuk mengharuskan ketaatan kepada nilai-nilai pelayanan atas semua anggota organisasi Anda.
Dia menjadikan dirinya seorang mahasiswa yang cemerlang pada akademi kepemimpinan yang bernama SITUASI.
Situasi adalah komponen pembentuk sejarah.
Seorang pemimpin dengan jalan kemasan mengetahui bahwa dengan mempelajari perilaku dari situasi, baik yang lalu maupun yang sedang dialaminya, dia akan mampu menghindari penalti dari terulangnya kesalahan, baik dari kesalahannya sendiri mau pun dari kesalahan orang lain.
Dengannya, dia bisa mencurahkan semua perhatian dan tenaganya bagi pelaksanaan terbaik dari praktik-praktik kepemimpinan yang telah terbukti membesarkan kehidupan, baik pribadi, organisasi, masyarakat, atau bangsa.
Baginya, semua keputusan yang ada dalam organisasinya adalah keputusan pribadinya.
Dari semua yang bisa didelegasikannya, dia tidak akan pernah mendelegasikan keputusan yang harus diambilnya dari posisi kepemimpinannya.
Dia mungkin bisa mendelegasikan sebagian besar dari tugas-tugasnya. Dia juga mungkin bisa memberdayakan bawahannya untuk membuat keputusan pada jajaran mereka, akan tetapi, dia mengetahui bahwa,
dia tidak dapat membebaskan dirinya dari penilaian negatif atas keputusan buruk para bawahannya.
Karena, keputusan buruk itu dibuat oleh mereka yang diputuskannya sebagai pengemban dari sebagian kewenangannya.
Jika bawahannya salah, sebetulnya sang pemimpin telah salah memilih bawahan untuk memutuskan atas namanya.
Dia menyadari sekali bahwa sebuah posisi kepemimpinan adalah posisi bagi keputusan akhir, yaitu keputusan yang harus dibuatnya secara pribadi.
Dia setia kepada yang benar.
Dalam peliknya pertentangan berbagai prioritas dan kepentingan di organisasi dan di publik yang dilayaninya, seorang pemimpin dengan jalan keemasan selalu ingat untuk kembali kepada yang benar.
Dia menyadari bahwa semua yang sulit itu datang karena pengabaian dari hal-hal yang baku. Dan yang sulit itu juga berperan sebagai pemaksa agar orang kembali kepada perilaku yang benar, bagi tercapainya perbaikan dan kebaikan berikutnya.
Itulah sebabnya dia berupaya keras menjaga tindakannya sendiri untuk setia kepada yang dituntutnya dari orang lain, karena hal itu adalah penentu tingkat hormat dari bawahannya.
Dia mengharuskan dirinya untuk melakukan yang dikatakannya,
dan mengatakan yang dilakukannya.
Dia sangat berani dalam mendirikan yang benar
dan tidak sanggup membayangkan dirinya
melakukan yang dilarangnya atas mereka yang dipimpinnya.
Jika yang dilakukannya adalah yang selain itu, tidak ada muslihat apa pun yang bisa digunakannya untuk menyembunyikan kepalsuannya.
………..
Sahabat-sahabat saya yang baik hatinya,
Semoga tulisan di atas dapat mendampingi upaya super Anda hari ini dan esok, untuk menjadikan kehadiran Anda dalam kehidupan ini – sebuah hadiah yang disyukuri keluarga dan masyarakat yang Anda layani.
Marilah kita tetap menjadi kekasih Tuhan, dengan menjadikan diri kita pemimpin yang setia kepada yang benar, bagi diri sendiri, bagi keluarga, dan bagi sebanyak mungkin jiwa Indonesia.
Sampai kita berjumpa dan berjabat-tangan nanti.
Mohon disampaikan salam sayang untuk keluarga Anda tercinta, dari Ibu Linna dan saya.
Loving you all as always,
Mario Teguh
Founder | MTSuperClub | 081-211-56900 | For The Happiness Of Others | Jakarta
Jumat, 10 September 2010
Hidup Untuk Hidup
Kadang orang selalu berusaha mengikuti arus dalam hidupnya agar dirinya lebih terarah namun apakah arus tersebut selalu membawa orang tersebut ke tujuannya ? jawabannya tidak. Arus selalu berubah dan tugas seseorang adalah berusaha bagaimana supaya arus tersebut tidak melenceng jauh dari tujuan sebelumnya. Sebagian orang memandang bahwa hidup ini akan berarti jika kita menjadi sukses. Tapi apakah setelah sukses kita akan bahagia ? Terkadang orang-orang sukses yang bergelimang rezeki pun akan merasakan klimaks dimana mereka akan sampai ke tingkat kejenuhan dan merasa tidak bahagia. Malah dengan kesuksesan, seseorang akan tertekan. Bagaimana menyikapi hal tersebut ? Ada kesalahan persepsi di kalangan masyarakat kita, sebenarnya apabila kita ingin merasakan kebahagiaan dan enjoy dalam menjalani hidup ini, kuncinya adalah merubah mind set dari “sukses” menjadi “berguna”. Ya dengan menjadi dan berusaha menjadi orang yang berguna, hidup akan terasa lebih hidup. Dengan berusaha menjadi orang yang berguna, sukses pun akan mengikuti. Jadi, terserah anda, akan mengikuti arus yang ada atau mengendalikan arus ke tujuan yang pasti !
Senin, 23 Agustus 2010
It Is My Journey on 2010
Tidak terasa sudah hampir satu tahun saya menjalani kuliah saya di perguruan tinggi negeri favorit di Surabaya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Dengan prodi Teknik Instrumentasi, saya cukup banyak mendapatkan ilmu tentang dunia keteknikan. Ditambah dengan pengalaman organisasi yang banyak ditularkan oleh para senior saya. Semua itu adalah proses pendewasaan dimana status saya sebagai seorang mahasiswa harus bisa dipertanggungjawabkan. Seolah dalam satu tahun ini proses itu semakin mendekati tujuan utama, yaitu memunculkan jiwa leadership yang kuat . Dan saya bersyukur karena gemblengan para senior, saya mulai merasakan dampak dari proses pendewasaan tersebut.
Sedikit cerita tentang petualangan saya di tahun 2010, dari dalam kampus dan luar kampus. Dalam kampus saya berkecimpung dalam organisasi mahasiswa Teknik Instrumentasi dan secara khusus adalah Workshop Instrumentasi atau biasa disebut WS. Workshop Instrumentasi mungkin bisa dibilang laboratorium yang disediakan untuk para mahasiswa teknik Instrumentasi, selain itu Workshop Instrumentasi merupakan rumah kedua bagi para warga Teknik Instrumentasi ITS. Dalam struktur organisasi di WS, saya memutuskan untuk bergabung dalam divisi maintenance. Divisi Maintenance disini merupakan organ vital bagi WS. Karena fungsi utama WS adalah laboratorium untuk belajar dan meneliti bagi mahasiswa, maka alat-alat atau instrument yang berada di WS harus selalu di-maintenance. Dan itu adalah tugas utama dari para staff maintenance. Di dalam WS terdapat berbagai mini plan seperti boiler, destilasi, sepeda motor biogas, robot, plan pengendalian, dan sebagainya. Semua itu adalah penunjang untuk para mahasiswa menambah keahliannya dalam bidang instrumentasi dan kontrol.
Kegiatan luar kampus, saya konsentrasikan pada bidang musik. Dimana pada taun 2010 ini saya membentuk band baru beraliran deathcore bersama keempat teman saya. Dua dari Arsitektur ITS, English Unesa, dan Kedokteran Unair. Band ini mengusung nama ART OF DEMISE, yang berarti seni kematian.. Kenapa kami memutuskan membawa nama ini ? Karena kami sepakat untuk mengusung aliran death. Orang musik pasti tahu lah apa itu aliran death. Untuk Sementara ini kami telah menghasilkan dua lagu original ciptaan kami.
Mungkin itu sedikit kesibukan saya di awal 2010 sampai bulan agustus ini. Diluar itu mungkin kegiatan luar kampus di bulan ramadhan banyak yang mengamanahi saya sebagai koor seperti acara futsal alumni SMA Negeri 4 Surabaya '09 maupun acara buka bersama alumni SMA Negeri 4 Surabaya.
Untuk dalam kampus masih banyak acara yang harus diadakan seperti baksos, buka bersama lintas angkatan, pelatihan PLC, tasyakuran wisuda D3, sampai yang paling besar adalah temu alumni D3 Teknik Instrumentasi yang akan dihelat pada 26 Desember 2010.
Enjoy .
Sedikit cerita tentang petualangan saya di tahun 2010, dari dalam kampus dan luar kampus. Dalam kampus saya berkecimpung dalam organisasi mahasiswa Teknik Instrumentasi dan secara khusus adalah Workshop Instrumentasi atau biasa disebut WS. Workshop Instrumentasi mungkin bisa dibilang laboratorium yang disediakan untuk para mahasiswa teknik Instrumentasi, selain itu Workshop Instrumentasi merupakan rumah kedua bagi para warga Teknik Instrumentasi ITS. Dalam struktur organisasi di WS, saya memutuskan untuk bergabung dalam divisi maintenance. Divisi Maintenance disini merupakan organ vital bagi WS. Karena fungsi utama WS adalah laboratorium untuk belajar dan meneliti bagi mahasiswa, maka alat-alat atau instrument yang berada di WS harus selalu di-maintenance. Dan itu adalah tugas utama dari para staff maintenance. Di dalam WS terdapat berbagai mini plan seperti boiler, destilasi, sepeda motor biogas, robot, plan pengendalian, dan sebagainya. Semua itu adalah penunjang untuk para mahasiswa menambah keahliannya dalam bidang instrumentasi dan kontrol.
Kegiatan luar kampus, saya konsentrasikan pada bidang musik. Dimana pada taun 2010 ini saya membentuk band baru beraliran deathcore bersama keempat teman saya. Dua dari Arsitektur ITS, English Unesa, dan Kedokteran Unair. Band ini mengusung nama ART OF DEMISE, yang berarti seni kematian.. Kenapa kami memutuskan membawa nama ini ? Karena kami sepakat untuk mengusung aliran death. Orang musik pasti tahu lah apa itu aliran death. Untuk Sementara ini kami telah menghasilkan dua lagu original ciptaan kami.
Mungkin itu sedikit kesibukan saya di awal 2010 sampai bulan agustus ini. Diluar itu mungkin kegiatan luar kampus di bulan ramadhan banyak yang mengamanahi saya sebagai koor seperti acara futsal alumni SMA Negeri 4 Surabaya '09 maupun acara buka bersama alumni SMA Negeri 4 Surabaya.
Untuk dalam kampus masih banyak acara yang harus diadakan seperti baksos, buka bersama lintas angkatan, pelatihan PLC, tasyakuran wisuda D3, sampai yang paling besar adalah temu alumni D3 Teknik Instrumentasi yang akan dihelat pada 26 Desember 2010.
Enjoy .
Memori Awal Kuliah
kuberangkat ke kampus itu . mengendarai sepeda motorku dengan rasa senang . aku lihat portal kampus terbuka dan ada sebuah pos kecil disitu . yaitu pos security kampus atau satuan keamanan kampus . kuteruskan jalanku melewati jurusan teknik lingkungan, teknik sipil, arsitektur dan di sebelah kanan jalan aku lihat sebuah masjid besar yaitu masjid manarul ilmi . tak lama kemudian aku sampai di parkiran baak dan memarkirkan sepeda motorku disitu . dan aku pun berjalan menuju kelas di prodi D3 Teknik Instrumentasi . hari itu adalah hari pertamaku menyandang status mahasiswa . dan aku pun bangga dengan prodiku yaitu Teknik Instrumentasi . bertemu dengan hal baru, lingkungan baru, dan teman2 baru dari berbagai kota di Indonesia . masa2 awal kuliah pun dibumbui dengan pengkaderan . jujur proses itu bikin stress dan cukup melelahkan . berbagai masalah dengan senior terus berkembang dan harus dipecahkan oleh angkatan saya . namun sebuah perjuangan memang terasa ringan dengan adanya teman2 yang saling mengisi dan mendukung . sebuah motivasi bermula dari kehadiran teman . ya setelah bergelut dan berjuang dalam proses pengkaderan . akhirnya saya dan teman2 bisa lulus juga dari proses yang panjang itu . Banyak hal yang menjadi cerita sejak saya berkuliah di kampus ini . mulai dari ramainya atmosfir dies natalis, ketatnya persaingan lkmm pra td, dan sebuah insiden dengan jurusan tetangga . semua begitu berkesan dan selalu terngiang2 . apalagi camp yang diadakan himpunan, sangat tak terlupakan dan benar2 memori yang didalamnya bercampur rasa takut, gemetar, dan bahagia. semua itu saya dapatkan di tahun pertama berkuliah di kampus ini . dan tak lupa, satu cerita yang membuat saya bisa radak salting , yaitu ketika saya melihat seorang perempuan yang menurut saya memang cantik dan ternyata anak jurusan tetangga juga . setiap kali bertemu, jujur rasanya seneng banget (hahaha) . sedikit cerita gag penting itu . dan tak terasa kampus ini sudah merubah banyak hal pada diri saya . semoga apa yang saya pelajari, temukan, lihat, dan dapatkan di kampus ini bisa bermanfaat untuk diri saya, teman2, dan semua orang .
vivat ITS . .
vivat ITS . .
Sedikit tentang D3 Teknik Instrumentasi dan prospeknya
Seperti yang kita ketahui bahwa program studi teknik instrumentasi merupakan gabungan dari teknik elektro dan teknik mesin. Dan bisa juga dikatakan bahwa teknik instrumentasi itu seperti teknik fisika dimana didalamnya terdapat pengendalian proses dan berbagai ilmu penunjang instrumentasi khususnya di industri. Pendidikan teknik instrumentasi sangat penting karena Indonesia adalah importir peralatan. Instrumentasi merupakan babon (induk-Red) suatu produksi, maka untuk mengimpor saja sudah dibutuhkan SDM yang mampu menguasai pemakaian dan pemeliharaannya. Untuk memproduksi instrumentasi terlalu berat, kita akan selalu ketinggalan karena perubahan konsepnya sangat cepat. Kita tahu bahwa D3 ini penting. Teknisi lulusan D3 teknik instrumentasi diharapkan mampu menguasai 4 komponen dasar tadi yaitu teknik tekanan rendah, tekanan tinggi, temperatur rendah dan temperatur tinggi dengan kontrol secara elektronis. Selanjutnya akan ada spesialisasi pada masing- masing komponen itu. Namun kemampuan kita baru mampu mendalami teknik tekanan rendah dan teknik temperatur rendah. Sedangkan peralatan untuk tekanan tinggi dan temperatur tinggi sangat sulit. Di Indonesia masih sedikit peralatan tekanan tinggi dan temperatur tinggi, itupun belum dikontrol secara elektronis.
Dengan porsi keahlian yang cukup lengkap, lulusan D3 teknik instrumentasi bisa tersedot pada lapangan pekerjaan di dunia industri seperti perusahaan yang bergerak di bidang migas, energi, dan manufaktur. Apalagi dengan kemajuan zaman modern dimana semua membutuhkan koneksi yang cepat, dunia telekomunikasi pun banyak ditempati lulusan D3 teknik instrumentasi. Lulusan D3 teknik instrumentasi mempunyai keahlian di bidang control dan instrument. Di dunia industri, akan sangat banyak ditemukan para instrument engineer dan control engineer dari D3 teknik instrumentasi. Berbagai perusahaan yang bisa ditempati para lulusan D3 teknik instrumentasi seperti Semen Gresik, Chevron, Schlumberger, Conoco Philips, Astra, Vico, Badak LNG, Petrokimia, Exxon Mobile, Shell, Pertamina, PJB, Indonesia Power, Freeport, Total EP, dan lain-lain.
Dengan porsi keahlian yang cukup lengkap, lulusan D3 teknik instrumentasi bisa tersedot pada lapangan pekerjaan di dunia industri seperti perusahaan yang bergerak di bidang migas, energi, dan manufaktur. Apalagi dengan kemajuan zaman modern dimana semua membutuhkan koneksi yang cepat, dunia telekomunikasi pun banyak ditempati lulusan D3 teknik instrumentasi. Lulusan D3 teknik instrumentasi mempunyai keahlian di bidang control dan instrument. Di dunia industri, akan sangat banyak ditemukan para instrument engineer dan control engineer dari D3 teknik instrumentasi. Berbagai perusahaan yang bisa ditempati para lulusan D3 teknik instrumentasi seperti Semen Gresik, Chevron, Schlumberger, Conoco Philips, Astra, Vico, Badak LNG, Petrokimia, Exxon Mobile, Shell, Pertamina, PJB, Indonesia Power, Freeport, Total EP, dan lain-lain.
Langganan:
Postingan (Atom)